Sehubungan dengan hal tersebut, berdasarkan Undang-Undang tentang Usaha Properti Tahun 2014 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Kementerian Konstruksi telah menerima dan meminta Kementerian Perumahan dan Pengelolaan Pasar Properti - Kementerian Konstruksi untuk berkoordinasi dalam pengumuman informasi publik mengenai lantai perdagangan properti. Bersamaan dengan itu, mulai 1 Agustus 2024, Undang-Undang tentang Usaha Properti Tahun 2023 dan Keputusan Pemerintah No. 96/2024/ND-CP tanggal 24 Juli 2024 yang merinci sejumlah pasal dalam Undang-Undang tentang Usaha Properti akan mulai berlaku, yang menetapkan: Usaha properti dan usaha jasa properti yang beroperasi sebelum tanggal berlakunya undang-undang ini dan belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh undang-undang ini, wajib melengkapi semua persyaratan tersebut dalam waktu 6 bulan sejak tanggal berlakunya undang-undang ini.
Hingga saat ini, di Kota Medan, terdapat 28 badan usaha yang belum melengkapi prosedur pemberian izin usaha perdagangan properti sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2023 tentang Usaha Perdagangan Properti. Oleh karena itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan meminta kepada badan usaha untuk segera meninjau kembali ketentuan operasional perdagangan properti sesuai dengan Pasal 54 dan 55 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2023 tentang Usaha Perdagangan Properti dan Pasal 15 Peraturan Pemerintah Nomor 96/2024/ND-CP tanggal 24 Juli 2024, serta mengajukan permohonan pendaftaran usaha perdagangan properti sesuai dengan Pasal 14 ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 96/2024/ND-CP3 kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mendapatkan izin usaha.
Sumber: https://baodanang.vn/28-doanh-nghiep-phai-bo-sung-dieu-kien-dang-ky-kinh-doanh-dich-vu-san-giao-dich-bat-dong-san-3311403.html






Komentar (0)