Sejumlah penelitian besar telah menunjukkan bahwa kebiasaan minum kopi dalam jumlah sedang, dikombinasikan dengan metode penyeduhan dan bahan yang tepat, dapat menjadi "rahasia" kesehatan jangka panjang.
Kopi seduh dingin: Menenangkan perut, mendukung kadar gula darah.

Cold brew mempertahankan banyak senyawa bermanfaat, terutama asam klorogenik (Foto: Getty).
Kopi seduh dingin dibuat dengan merendam bubuk kopi dalam air dingin selama 12–24 jam, kemudian menyaring ampasnya. Tidak seperti kopi seduh panas, kopi seduh dingin memiliki keasaman yang lebih rendah dan pH yang lebih tinggi, sehingga kurang mengiritasi perut dan lebih mudah dikonsumsi bagi mereka yang memiliki sensitivitas.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Scientific Reports menunjukkan bahwa kopi seduh dingin mempertahankan banyak senyawa bermanfaat, terutama asam klorogenik. Antioksidan ini memperlambat penyerapan glukosa, membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Asam ini juga berkontribusi dalam mengurangi peradangan dan melindungi pembuluh darah.
Selain meminumnya langsung, kita bisa menambahkan sepotong jeruk atau lemon untuk meningkatkan rasa tanpa menambah kalori. Namun, para ahli menyarankan untuk tidak menambahkan sirup atau susu kental manis, karena kandungan gulanya tinggi dan dapat dengan mudah menghilangkan manfaat kesehatan kopi.
Kopi hitam: Rendah kalori, mengurangi risiko diabetes dan penyakit hati.

Kopi hitam sangat rendah kalori (Foto: Getty).
Secangkir kopi hitam murni (237ml) hanya mengandung sekitar 2kkal tetapi kaya akan antioksidan dan kafein. Sebuah meta-analisis yang diterbitkan dalam Diabetes Care menunjukkan bahwa peminum kopi reguler memiliki risiko 8–33% lebih rendah terkena diabetes tipe 2, tergantung pada konsumsi.
Terkait dengan hati, penelitian yang dipublikasikan di BMJ Open menunjukkan bahwa minum dua cangkir kopi sehari dapat mengurangi risiko karsinoma hepatoseluler hingga 35%. Selain itu, kopi dikaitkan dengan penurunan risiko sirosis dan penyakit hati berlemak non-alkoholik.
Para ahli menyarankan untuk memilih metode penyaring kertas (V60, drip, Aeropress) daripada French press atau merebus kopi.
Alasannya adalah kertas saring menahan sebagian besar diterpen (kafestol, kahweol) – senyawa yang meningkatkan kolesterol LDL.
Sebuah penelitian di Norwegia menunjukkan bahwa minum kopi yang disaring dikaitkan dengan tingkat kematian akibat penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, sementara kopi yang tidak disaring dapat meningkatkan risiko ini, terutama pada pria lanjut usia.
Kopi dengan susu nabati tanpa pemanis: "Ramah untuk kadar gula darah"

Kopi dengan susu dan biji kopi adalah cara sehat untuk menyiapkan kopi bagi mereka yang tidak terbiasa dengan rasa pahit kopi murni (Foto: Getty).
Bagi mereka yang menikmati rasa kopi yang kaya dan lembut dengan susu tetapi ingin membatasi asupan gula, memadukan kopi hitam dengan susu nabati tanpa pemanis adalah pilihan yang sehat.
- Susu kedelai: Kaya akan protein dan isoflavon, serta memiliki indeks glikemik (GI) rendah. Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Nutrition menunjukkan bahwa kedelai membantu meningkatkan kontrol gula darah dan menurunkan kolesterol LDL.
- Susu almond tanpa pemanis: Hanya mengandung sekitar 1g gula per cangkir, kaya akan vitamin E dan senyawa anti-inflamasi, serta membantu melindungi kesehatan kardiovaskular.
- Susu mete: Kaya akan magnesium dan kalium, yang membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan mendukung kesehatan jantung.
Orang yang perlu mengontrol kadar gula darahnya sebaiknya menghindari susu beras atau susu oat, karena kedua jenis susu ini biasanya memiliki indeks glikemik (GI) yang lebih tinggi dan dapat menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat setelah dikonsumsi.
Kopi yang dicampur dengan bubuk kakao atau bubuk kayu manis: Meningkatkan antioksidan.

Hanya satu atau dua sendok teh bubuk kakao murni atau sejumput kayu manis sudah cukup untuk menambah rasa dan meningkatkan antioksidan (Foto: Getty).
Menambahkan sedikit bubuk kakao atau kayu manis ke dalam kopi Anda tidak hanya menciptakan cita rasa yang unik tetapi juga meningkatkan manfaat kesehatannya.
Bubuk kakao murni kaya akan flavanol. Senyawa-senyawa ini telah terbukti dapat meningkatkan fungsi endotel vaskular dan menurunkan tekanan darah. Sebuah analisis yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa kakao dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik, terutama pada penderita hipertensi.
Menambahkan kayu manis ke dalam diet Anda dapat menurunkan kadar glukosa darah puasa dan memperbaiki kadar HbA1c pada pasien diabetes tipe 2.
Saat menggunakannya, cukup 1–2 sendok teh bubuk kakao murni atau sejumput kayu manis sudah cukup untuk menambah rasa dan meningkatkan antioksidan.
Berapa banyak kopi yang cukup setiap hari?
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyarankan:
- Dewasa sehat: Maksimum sekitar 400 mg kafein per hari (setara dengan 2–3 cangkir kopi 350 ml, tergantung pada tingkat kekentalannya).
- Wanita hamil: Batasi hingga kurang dari 200 mg/hari.
Selain itu, Anda sebaiknya tidak minum kopi terlalu larut karena dapat memengaruhi tidur Anda.
Sumber: https://dantri.com.vn/suc-khoe/4-cach-uong-ca-phe-tot-nhat-cho-suc-khoe-20250815072940002.htm
Komentar (0)