Artisan memperkenalkan tahapan pembuatan lukisan rakyat Dong Ho. |
Acara tersebut dihadiri oleh para pimpinan Dinas Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bac Ninh, perwakilan dari berbagai departemen terkait dan unit terkait, Perpustakaan No. 1 Bac Ninh, para perajin desa seni lukis rakyat Dong Ho, jajaran Direksi, para guru dan sejumlah besar siswa Sekolah Dasar, Menengah dan Tinggi La Phong Xanh, serta Klub Seni Rupa Le Quy Don.
Para delegasi berpartisipasi dalam pengalaman mencetak lukisan rakyat Dong Ho. |
Dengan keinginan untuk mendekatkan warisan budaya kepada generasi muda, program ini telah merancang berbagai kegiatan yang meriah dan kaya akan pengalaman. Tepat di ruang pameran, para perajin Desa Lukis Dong Ho secara langsung memperkenalkan dan berbagi tentang sejarah pembentukan, nilai seni, dan semangat rakyat yang terkandung dalam setiap lukisan tradisional.
Siswa Sekolah Dasar, Menengah Pertama, dan Menengah Atas Green Maple berinteraksi dengan para seniman. |
Dari mendengarkan, mengamati, hingga berlatih mencetak, para siswa seolah menyentuh "jiwa" budaya bangsa, dan semakin mengapresiasi bakat serta kreativitas para leluhur mereka. Tatapan mata yang penuh rasa ingin tahu, tawa riang yang bercampur kegembiraan menciptakan suasana yang hangat dan meriah, menjadikan setiap pelajaran sebagai kenangan yang tak terlupakan.
Siswa merasakan proses pembuatan lukisan rakyat Dong Ho. |
Tak hanya menghadirkan kegembiraan dan pengetahuan, kegiatan "Jiwa Vietnam dalam Warisan" juga berkontribusi dalam membangkitkan kebanggaan nasional, menumbuhkan kesadaran akan pelestarian dan promosi nilai-nilai warisan di masyarakat, terutama di kalangan generasi muda masa kini. Hal ini juga menjadi cara Museum Bac Ninh mengkonkretkan semangat "Saat minum air, ingatlah sumbernya", menjadikan lembaran sejarah heroik lebih hidup, sehingga warisan dapat benar-benar keluar dari ruang pameran, dan hadir secara nyata dalam kehidupan kontemporer.
Sumber: https://baobacninhtv.vn/bao-tang-bac-ninh-so-1-to-chuc-chuong-trinh-trai-nghiem-hon-viet-trong-di-san--postid425299.bbg
Komentar (0)