![]() |
| Duta Besar Republik Belarus untuk Vietnam Uladzimir Baravikou berbagi tentang pentingnya Festival Budaya Kuliner 2025. (Foto: Doan Ngan) |
Bertempat di tengah kondisi wilayah Vietnam Tengah dan Dataran Tinggi Tengah yang sedang mengalami kerugian besar akibat bencana alam dan banjir, Festival Makanan dan Budaya Internasional 2025 bertema "Bergandengan Tangan Mendukung Rekan Sebangsa Mengatasi Badai dan Banjir" yang diselenggarakan pada 22-23 November telah menunjukkan semangat "saling mencintai", menyebarkan kebaikan dan tanggung jawab kemasyarakatan dari mereka yang berkecimpung di bidang hubungan luar negeri, bisnis, dan sahabat internasional di Vietnam.
![]() |
| Stan Belarus di Festival Budaya Kuliner Internasional 2025. (Foto: Doan Ngan) |
Tahun ini, stan Belarus di Vietnam terus menjadi salah satu sorotan utama Festival Gastronomi Internasional 2025, yang menarik sejumlah besar pengunjung berkat cita rasa tradisional dan jejak budayanya yang khas.
Menanggapi surat kabar World and Vietnam di sela-sela festival, Duta Besar Uladzimir Baravikou menyampaikan apresiasinya atas keberlanjutan pendampingan Kementerian Luar Negeri dan Vietnam dalam berpartisipasi pada festival budaya dan kuliner internasional tersebut.
Secara khusus, Duta Besar sangat mengapresiasi tema festival tahun ini, yaitu "Bergandengan tangan mendukung rekan senegara mengatasi badai dan banjir", dan menganggapnya sebagai bukti semangat kemanusiaan dan tanggung jawab kemasyarakatan rakyat Vietnam.
Menekankan pesan dari acara ini, Dubes mengatakan, selain memperkenalkan saripati kuliner mancanegara, keikutsertaan para pihak di sini juga menebarkan semangat berbagi kepada masyarakat terdampak bencana alam, padahal seluruh kegiatan festival ini ditujukan untuk tujuan berdonasi dan membantu masyarakat di wilayah Jawa Tengah yang mengalami kerugian besar akibat banjir.
![]() |
| Makanan di stan Kedutaan Besar Belarus di Vietnam. (Foto: Doan Ngan) |
Lebih lanjut, Duta Besar menegaskan bahwa Festival Budaya Kuliner Internasional merupakan "pintu penghubung budaya", di mana masyarakat Vietnam dapat secara langsung merasakan kuliner dan tradisi berbagai negara di dunia. Khususnya, terlepas dari jarak geografis yang jauh antara Belarus dan Vietnam, dengan semangat pertukaran budaya dan keinginan untuk menghubungkan kedua negara, Kedutaan Besar Belarus di Vietnam berupaya mengatasi segala kendala, menghadirkan hidangan khas negara Eropa Timur ini ke acara tersebut.
"Meskipun jarak antara kedua negara sangat jauh, melalui acara seperti ini, kita akan semakin dekat. Masyarakat Vietnam dapat lebih memahami tradisi, kuliner, dan kisah budaya Belarus. Kita juga belajar banyak dari Vietnam," ujar diplomat tersebut.
Duta Besar menekankan bahwa partisipasi dan kontribusi Belarus pada Festival ini menunjukkan hubungan erat antara kedua negara. Melalui kegiatan pertukaran budaya seperti festival ini, Belarus ingin terus mendampingi Vietnam, tidak hanya di bidang budaya tetapi juga dalam kegiatan dukungan komunitas, sehingga berkontribusi pada pendalaman hubungan persahabatan antara kedua negara.
Sumber: https://baoquocte.vn/belarus-mong-muon-dong-hanh-cung-viet-nam-trong-cac-cong-tac-ho-tro-cong-dong-335866.html









Komentar (0)