![]() |
U17 Thailand kehilangan posisi puncak dan hampir tersingkir. |
Meskipun memiliki keunggulan kandang dan peringkat lebih tinggi daripada lawan mereka, tim muda Thailand bermain lemah ketika membiarkan lawan unggul lebih awal. Pada satu titik, Thailand U-17 tertinggal dua gol dari Turkmenistan.
Upaya di penghujung pertandingan tak mampu membantu tim tuan rumah lolos dari kekalahan 2-3 dari Turkmenistan U-17. Dari posisi puncak sebelum pertandingan ke-4, Thailand U-17 turun ke posisi ketiga dengan 6 poin dan selisih gol +9, dan hampir tereliminasi.
Di babak final Grup F, Thailand U-17 harus mengalahkan tim teratas Kuwait U-17 (9 poin, selisih gol +11) dan menunggu Turkmenistan U-17 untuk tidak mengalahkan Mongolia U-17. Skenario ini dianggap sangat kecil kemungkinannya.
Jika Thailand U17 tersingkir, itu akan menjadi kejutan besar karena mereka telah menunjukkan performa yang baik sejak awal babak kualifikasi, ditambah keuntungan bermain di kandang sendiri. Namun, kekalahan telak melawan Turkmenistan U17 menghancurkan segalanya.
Di Grup B, Laos U-17 juga kalah 2-3 dari tuan rumah Kirgistan U-17. Di babak final, mereka harus mengalahkan tim teratas Yaman untuk berharap lolos.
Berbeda dengan Laos dan Thailand yang kurang bersemangat, tim U-17 Myanmar justru menciptakan kejutan terbesar di hari keempat kompetisi dengan mengalahkan tim U-17 Oman 2-0, sehingga naik ke puncak Grup G. Asalkan mereka tidak kalah dari tim U-17 Suriah di babak final, mereka akan meraih tiket ke Piala Asia U-17 tahun depan.
Sumber: https://znews.vn/bong-da-tre-thai-lan-nhan-cu-soc-post1606804.html








Komentar (0)