
Phùng Khánh Linh mengatakan bahwa dia telah mengalami banyak kemunduran dan kerugian, dan pernah ingin pergi jauh.
Foto: Disediakan oleh narasumber.
Phung Khanh Linh pernah mendambakan untuk dilihat di tengah puluhan ribu orang.
Album Phùng Khánh Linh , "Among Ten Thousand People," terdiri dari 12 lagu, termasuk 8 lagu baru. Karya baru ini merupakan perpaduan gaya musik : pop alternatif, dream pop, punk, dan indie rock. Ia berkolaborasi dengan produser musik Đại Lâm, Phú Phạm, blossom, dan lainnya. Penyanyi tersebut menyatakan bahwa album ini adalah tempat ia menerima kekurangan, kehilangan, kesalahan, dan bahkan kesepian seorang seniman. "Saya ingin album ini lebih dari sekadar kumpulan lagu yang terpisah-pisah; ini adalah perjalanan emosional yang dipupuk, didengarkan, dan dihayati bersama pendengar sejak tahap awal," ujar Phùng Khánh Linh.
Pemilik lagu hits "Today I'm Sad" mengungkapkan rasa syukurnya kepada musik, karena musik bagaikan "lampu yang menuntunnya pulang di malam yang berkabut." Ia menyamakan orang-orang yang mencintainya dan yang ia cintai dengan bintang-bintang, cahaya yang menopang seluruh langit. Bagi penyanyi wanita ini, album ini adalah perjalanan penyembuhan, ucapan terima kasih atas luka, cinta, kehilangan, dan kesepian. Ia mengatakan bahwa semua itu telah berkontribusi menjadikan Phung Khanh Linh pribadi yang lebih tenang, lebih bersyukur, dan lebih mendalam.
"Selama bertahun-tahun, saya mendambakan untuk dilihat di antara ribuan orang. Tetapi setelah melewati masa-masa sulit, saya menyadari bahwa yang saya butuhkan bukanlah tatapan orang lain, melainkan kemampuan untuk melihat diri saya sendiri," ungkap penyanyi itu.

Poster promosi untuk album Among Ten Thousand People
Foto: Disediakan oleh narasumber.
Dalam video promosi album tersebut, Phung Khanh Linh memerankan karakter yang terinspirasi dari balet klasik Danau Angsa. " Saya meminjam citra Odette untuk menceritakan perjalanan saya sendiri, antara terang dan gelap, antara aspirasi dan ketakutan. Duduk di ruang cermin, saya melihat banyak versi diri saya: cantik, rentan, terluka, dan bangga. Saat itulah saya mengerti bahwa saya tidak perlu mencari cahaya di luar, karena saya adalah cahaya saya sendiri. Sekarang saya berhenti memohon kepada orang banyak untuk melihat saya; saya telah belajar untuk mendengarkan diri saya sendiri secara lebih langsung dan jujur," ujarnya.
Sebelum merilis albumnya "Among Ten Thousand People ," penyanyi tersebut secara berturut-turut memperkenalkan empat lagu dari proyek tersebut, termasuk: "I Wish You Would Break My Heart," "I'm Hurt," "Crying Black," dan "Confiding in the Night Alone." Bersamaan dengan itu, ia menggelar tur nasional dengan lima pertunjukan band live di Kota Ho Chi Minh, Da Nang, dan Hanoi untuk menguji langsung suara, suasana, dan emosi dengan para penonton.

Penyanyi tersebut berharap bahwa 12 lagu dalam album ini akan menjadi sumber dukungan bagi para pendengar di saat-saat sulit dalam hidup mereka.
Foto: Disediakan oleh narasumber.
Album "Between Ten Thousand People" dirilis secara bersamaan di platform digital (Spotify, Apple Music, YouTube Music, iTunes) dan dalam tiga versi fisik. Hanya satu hari setelah dirilis, album ini dengan cepat mencapai peringkat nomor 1 di iTunes Vietnam. Selain itu, banyak lagu dari album ini juga masuk dalam 100 lagu terpopuler di pasar Vietnam di iTunes.
Sumber: https://thanhnien.vn/ca-si-phung-khanh-linh-ra-sao-sau-bien-co-185251019173823622.htm











Komentar (0)