Percepat pembangunan infrastruktur dan pariwisata.
Pada lokakarya tersebut, Bapak Pham Huy Binh, Direktur Dinas Pariwisata Kota Ho Chi Minh, menilai bahwa Can Gio memiliki keunggulan langka, yaitu memiliki muara laut dan sungai, serta ekosistem hutan bakau yang diakui UNESCO sebagai Cagar Biosfer Dunia. Dengan selesainya serangkaian proyek infrastruktur strategis seperti jalan lingkar, jalan tol, koridor penghubung pantai, dan Bandara Internasional Long Thanh, Can Gio akan menjadi penghubung penting dalam jaringan ekonomi , pariwisata, dan logistik baru Kota Ho Chi Minh.
Ibu Huynh Phan Phuong Hoang, Wakil Direktur Jenderal Vietravel , menyatakan bahwa Kota Ho Chi Minh sedang beralih dari pola pikir mengeksploitasi sumber daya yang ada ke menciptakan produk pariwisata baru, sekaligus memperkuat hubungan dengan Binh Duong, Ba Ria - Vung Tau, dan daerah sekitarnya untuk membentuk rantai produk antar-regional. "Setelah mengikuti kegiatan di pusat Kota Ho Chi Minh, wisatawan dapat melanjutkan relaksasi dan pengalaman mereka di Can Gio dan destinasi terkait lainnya. Pendekatan ini membantu memperpanjang masa tinggal mereka dan meningkatkan pengeluaran mereka," kata Ibu Hoang.
Sementara itu, Bapak Nguyen Thanh Tam, Direktur Penjualan Vinhomes Joint Stock Company, mengatakan bahwa proyek Vinhomes Green Paradise diimplementasikan sesuai dengan orientasi ESG++, yang berfokus pada peningkatan kriteria lingkungan, sosial, dan tata kelola. Hingga saat ini, proyek tersebut telah menyelesaikan reklamasi lahan seluas lebih dari 2.000 hektar beserta infrastruktur transportasi internal sepanjang kurang lebih 200 km. Keunggulan khusus Can Gio terletak pada lokasinya yang berdekatan dengan ekosistem hutan bakau yang diakui UNESCO. "Saat ini, Kota Ho Chi Minh hanya memiliki satu kota metropolitan pesisir berskala besar yang terletak di sebelah cagar biosfer dunia. Ini adalah nilai yang sangat unik yang tidak dimiliki banyak tempat," katanya.
Dr. Dinh The Hien mencatat bahwa yang mengesankan bukan hanya skala proyeknya, tetapi juga kecepatan pembangunan infrastruktur di Can Gio baru-baru ini. Namun, untuk membentuk pusat pertumbuhan baru, dibutuhkan kapasitas operasional tambahan dan mekanisme terobosan yang menyertainya. "Banyak proyek besar di masa lalu telah belajar pelajaran tentang efisiensi investasi dan kemampuan implementasi. Oleh karena itu, selain perencanaan dan modal investasi, yang terpenting adalah kapasitas operasional aktual dan institusi yang cukup fleksibel," tegas Dr. Hien.

Ibu Nguyen Thi Hoa, Direktur Pemasaran Vinpearl Joint Stock Company
FOTO: HOANG TRIEU

Can Gio menargetkan untuk menyambut 40 juta pengunjung setiap tahunnya.
FOTO: HOANG TRIEU
Menuju model "destinasi super"
Ibu Nguyen Thi Hoa, Direktur Pemasaran Vinpearl Joint Stock Company, menyatakan bahwa tren pariwisata global saat ini bergeser dari produk individual ke "destinasi super" di mana wisatawan dapat menikmati berbagai fasilitas lengkap seperti akomodasi, relaksasi, belanja, hiburan, layanan kesehatan, dan kegiatan MICE (Pertemuan, Insentif, Konferensi, dan Pameran) dalam satu ekosistem. Vinhomes Green Paradise berorientasi pada model "kota terpadu", dengan ekosistem pariwisata, akomodasi, dan hiburan berskala besar. Proyek ini juga diharapkan mendapat manfaat dari penyelesaian jalur infrastruktur strategis seperti jalan tol Ben Luc - Long Thanh, kereta api cepat Ben Thanh - Can Gio, dan koridor penghubung pantai di masa mendatang. Menurut rencana, proyek ini dapat menambah sekitar 230.000 penduduk dan diharapkan dapat menyambut sekitar 40 juta pengunjung setiap tahunnya di masa depan.
Arsitek Khuong Van Muoi, mantan Wakil Presiden Asosiasi Arsitek Vietnam, percaya bahwa target 40 juta pengunjung adalah tujuan perencanaan, bukan batasan akhir jika daerah tersebut dapat mengembangkan ekosistem yang cukup menarik untuk rekreasi, relaksasi, dan hiburan. Struktur ikonik, kompleks resor berskala besar, dan ekosistem layanan yang tersinkronisasi akan berkontribusi untuk mengangkat merek pariwisata Can Gio di peta internasional.
Mewakili pemerintah daerah, Ibu Vo Thi Diem Phuong, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Can Gio, mengatakan bahwa daerah tersebut sedang mempersiapkan infrastruktur, sumber daya manusia, dan model manajemen perkotaan untuk menyambut fase pembangunan baru. Jika mencapai skala sekitar 40 juta pengunjung per tahun seperti yang diprediksi oleh para ahli, Can Gio tidak lagi menjadi destinasi wisata akhir pekan tetapi akan menjadi pusat ekonomi kelautan, pariwisata, dan ekologi perkotaan berskala besar. "Can Gio berorientasi untuk berkembang menjadi kawasan perkotaan ekologis yang terkait dengan perdagangan, pariwisata, jasa, dan ekonomi malam hari, sekaligus bertujuan untuk melestarikan cagar biosfer dan mempertahankan identitas lokal. Pembangunan harus berjalan seiring dengan konservasi. Cagar biosfer adalah nilai inti yang akan menciptakan keunggulan kompetitif Can Gio di masa depan," tegas Ibu Phuong.

Ibu Vo Thi Diem Phuong, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Can Gio
FOTO: HOANG TRIEU
Sumber: https://thanhnien.vn/can-gio-huong-toi-40-trieu-khach-185260512143343246.htm










Komentar (0)