
Realitas ini menimbulkan tantangan besar bagi prakiraan dan operasional waduk. Banyak standar desain dan prosedur debit banjir yang ada saat ini sudah ketinggalan zaman, terutama berdasarkan model "banjir tunggal", sementara kenyataannya, "banjir ganda" semakin sering terjadi. Kesalahan prakiraan masih ada, meskipun model domestik dan asing telah mencapai akurasi yang dapat diterima.
Para ahli berpendapat bahwa proses pencegahan dan pengendalian bencana alam perlu ditinjau secara komprehensif, terutama mekanisme pengambilan keputusan untuk operasional waduk. Pembentukan unit konsultasi independen atau penggunaan jasa sosial di bidang hidrologi dianggap sebagai solusi yang penting. Di saat yang sama, investasi besar-besaran dalam infrastruktur pemantauan curah hujan dan ketinggian air, serta pengembangan sistem pendukung pengambilan keputusan berbasis platform digital, juga diperlukan.
Menurut pihak berwenang, dalam waktu mendatang, standar teknis akan diperbarui, transformasi digital akan didorong, dan pertukaran data antar waduk dalam satu DAS akan ditingkatkan. Peringatan dini, prakiraan akurat, dan investasi pencegahan dini diidentifikasi sebagai kunci untuk meminimalkan kerusakan dan memastikan keselamatan masyarakat dalam menghadapi bencana alam yang semakin kompleks.
Sumber: https://quangngaitv.vn/canh-bao-som-mua-lu-can-thay-doi-tu-duy-mat-bo-moi-lo-lam-chuong-6510874.html






Komentar (0)