
Donyell Malen (kiri) terkena pecahan gelas bir di kepalanya saat merayakan gol - Foto: Reuters
Aston Villa mengamankan kemenangan agregat 2-1 atas Young Boys di Villa Park pada dini hari tanggal 28 November di ajang Liga Europa UEFA. Namun, pertandingan tersebut diwarnai kerusuhan, di mana suporter tim tamu bentrok dengan polisi.
Semuanya bermula ketika Donyell Malen mencetak gol pembuka 1-0 untuk Aston Villa di menit ke-27. Saat merayakan kemenangan, sang striker terkena lemparan gelas plastik dari tim tamu di kepalanya, yang mengakibatkan cedera.
Pertandingan kemudian dihentikan selama hampir enam menit karena Malen kembali dilempari benda-benda setelah mencetak gol kedua di menit ke-42. Kapten Young Boys, Loris Benito, terpaksa berlari ke tribun untuk berbicara kepada para penggemar, meminta mereka untuk tetap tenang.
Tom Gayle dari BBC Radio 5 Live mengatakan: "Setiap gol Aston Villa diwarnai serangkaian lemparan benda dari tribun tandang ke lapangan. Hal ini menyebabkan bentrokan dengan polisi dan penggemar Young Boys, dengan dua pria berpakaian hitam dari ujung kepala hingga ujung kaki diborgol dan diseret pergi oleh polisi."
Pada menit ke-90, Monteiro mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan Young Boys menjadi 1-2. Namun pada akhirnya, Aston Villa tetap menang dan naik ke posisi ketiga klasemen dengan 12 poin (selisih gol +5), hanya tertinggal selisih gol dari dua tim teratas, Lyon dan Midtjylland.
Sumber: https://tuoitre.vn/cau-thu-aston-villa-bi-nem-coc-bia-vao-dau-trong-tran-dau-20251128055932389.htm






Komentar (0)