Sejak tahun 2017, komune Pha Mu secara aktif menerapkan restrukturisasi tanaman, dengan fokus mendorong masyarakat untuk menanam kayu manis di lahan hutan dan lereng bukit yang kurang produktif. Berkat konsensus dan dukungan masyarakat, area budidaya kayu manis telah meluas, menjadi mata pencaharian utama bagi banyak rumah tangga. Contoh tipikalnya adalah keluarga Ibu Ha Thi Thien di desa Huoi Bac. Bertekad untuk mengubah mata pencahariannya, Ibu Thien berinvestasi menanam kayu manis seluas 3 hektar. Hingga saat ini, 2 hektar telah memasuki tahap panen.
Keluarga Ibu Ha Thi Thien di desa Huoi Bac (komune Pha Mu) sedang memanen kulit kayu manis.
Ibu Thien berbagi: "Pohon kayu manis tidak hanya mudah ditanam dan beradaptasi dengan baik terhadap kondisi iklim lokal, tetapi juga membawa nilai ekonomi yang tinggi berkat pasar yang stabil. Saat ini, harga kulit kayu manis segar berkisar antara 17.000 hingga 20.000 VND/kg, kulit kayu kering antara 38.000 hingga 40.000 VND/kg, dan ranting kering sekitar 15.000 hingga 20.000 VND/kg. Rata-rata, setiap hektar kayu manis dapat menghasilkan pendapatan hampir 50 juta VND, berkali-kali lebih tinggi daripada menanam jagung atau singkong."
Seperti keluarga Ibu Thien, Bapak Khang A Cu (dari desa Pa Khoang) juga merupakan keluarga perintis dalam mengubah lahan lereng bukit yang tidak produktif menjadi lahan budidaya kayu manis. Berkat pohon kayu manis, keluarganya tidak hanya memiliki sumber pendapatan yang stabil tetapi juga mengurangi biaya tenaga kerja dan perlengkapan pertanian dibandingkan dengan tanaman jangka pendek lainnya. Dari pendapatan yang tidak stabil, keluarga Bapak Cu kini telah mengumpulkan tabungan, berinvestasi dalam pendidikan anak-anak mereka, dan secara bertahap meningkatkan kualitas hidup mereka.
Bapak Vang A Su, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Pha Mu, mengatakan: Seluruh komune saat ini memiliki 200 hektar lahan kayu manis, di mana 60 hektar berada pada tahap panen. Untuk memastikan produksi yang stabil, komune secara proaktif menjalin kerja sama dengan Koperasi Pertanian Quy Tieu di daerah tersebut untuk menjamin penjualan produk. Berkoordinasi dengan lembaga-lembaga khusus, mereka menyelenggarakan pelatihan teknis, membimbing petani tentang teknik yang benar untuk menanam, merawat, dan memanen kayu manis, memastikan kualitas produk, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan efisiensi ekonomi.
Keberhasilan budidaya kayu manis telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan sosial-ekonomi positif di komune Pha Mu. Pada akhir tahun 2024, komune tersebut telah menyelesaikan 19 dari 19 kriteria pembangunan pedesaan baru dan mencapai 17 dari 19 kriteria pembangunan pedesaan baru yang lebih maju; pendapatan per kapita rata-rata mencapai 55 juta VND/tahun; tingkat kemiskinan multidimensi menurun menjadi 5,85%. Luas hutan mencapai hampir 41%.
Keberhasilan budidaya kayu manis di komune Pha Mu bukan hanya bukti efektivitas pergeseran struktur tanaman untuk menyesuaikan dengan kondisi dan karakteristik alam setempat, tetapi juga secara jelas menunjukkan inovasi dalam pola pikir produksi masyarakat. Ke depannya, komune Pha Mu akan terus memperluas area budidaya dan memperkuat hubungan antara masyarakat, koperasi, dan bisnis dalam rantai nilai produksi, pengolahan, dan konsumsi produk. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan nilai ekonomi dan membangun merek kayu manis Pha Mu di pasar.
Sumber: https://baolaichau.vn/kinh-te/cay-que-giup-ba-con-pha-mu-nang-cao-thu-nhap-596762










Komentar (0)