Menurut Bapak Dong, menanam pohon murbei Siam tidak membutuhkan banyak perawatan. Rata-rata, tukang kebun hanya perlu memompa lumpur dan menimbun tanah di sekitar pangkal pohon setiap dua tahun sekali. Proses berbuahnya sederhana, dan pohon-pohonnya tahan terhadap hama dan penyakit, sehingga tidak perlu menggunakan pestisida. Pohon murbei mulai berbuah setelah sekitar 3-4 tahun dan memberikan panen yang stabil di tahun-tahun berikutnya. Untuk meringankan beban kerja, tiga tahun lalu beliau memasang sistem irigasi otomatis dengan biaya sekitar 80 juta VND.
Stroberi Siam biasanya mulai dipanen pada bulan Maret atau April dan berlanjut hingga sekitar bulan Juni. Saat ini, harga stroberi Siam berkisar antara 16.000 hingga 18.000 VND/kg. Pada puncak musim, pedagang datang ke kebun untuk membelinya dengan harga 25.000 VND/kg.
Menurut Bapak Vo Thanh Tong, kepala Koperasi Stroberi Tan Thuan, wilayah Phong Dien (dahulu), yang sekarang meliputi komune Phong Dien, Truong Long, dan Nhon Ai di Kota Can Tho , telah lama terkenal dengan kebun stroberi Ha Chau dan stroberi Siam. Stroberi Siam, khususnya, memiliki keunggulan luar biasa seperti perawatan yang mudah, hasil panen tinggi, buah besar berwarna kuning keemasan, dan rasa manis serta menyegarkan yang sangat disukai pasar. Rata-rata, koperasi dapat memasok 180-200 ton stroberi ke pasar setiap musim. Setelah dikurangi biaya, setiap hektar stroberi Siam dapat menghasilkan keuntungan sekitar 200 juta VND.
Bapak Nguyen The Hung, Wakil Kepala Koperasi Stroberi Tan Thuan, menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, jalan So Dua yang melewati dusun tersebut telah ditingkatkan menjadi selebar 4 meter, sehingga truk dengan kapasitas sekitar 1 ton dapat mengakses kebun untuk memanen buah. Transportasi yang mudah berarti stroberi tidak perlu lagi diangkut dengan perahu. Berkat para pedagang yang datang langsung ke kebun untuk membeli buah, stroberi tetap segar dan harganya tetap stabil. Area budidaya koperasi telah dikelilingi oleh tanggul. Akibatnya, pengaturan air untuk irigasi dan pembatasan pasokan air pada bulan ke-10 kalender lunar untuk mendorong pembungaan dan pembuahan menjadi lebih mudah daripada tahun-tahun sebelumnya.
Di tengah fluktuasi harga durian dan banyak buah lainnya, pohon murbei Siam yang tangguh memberikan pendapatan yang stabil bagi para petani. Setiap bulan, Koperasi Murbei Siam Tan Thuan mengadakan pertemuan untuk berbagi informasi tentang kebun murbei, teknik pencangkokan, persiapan tanah, praktik pertanian ramah lingkungan, dan metode perawatan untuk memastikan buah yang indah dan bernilai tinggi.
Bagi para anggota Koperasi, pohon murbei Siam bukan hanya tanaman utama tetapi juga bukti semangat saling mendukung dan mengatasi kesulitan bersama di antara para petani veteran. Tekad untuk mempertahankan kebun murbei Siam merupakan cara bagi para anggota untuk melestarikan buah tradisional ini, sebuah keistimewaan tanah air mereka, sekaligus melestarikan keindahan budaya dan menyediakan pendapatan yang stabil dan berkelanjutan bagi keluarga mereka.
Teks dan foto: MINH HUYEN
Sumber: https://baocantho.com.vn/chung-tay-giu-gin-vuon-dau-truyen-thong-a204978.html












Komentar (0)