
Vashna Thien Kim bermeditasi di puncak Kalla Pathar pada ketinggian 5.500m di tengah angin dingin -25 derajat - Foto: NVCC
Kisah seorang gadis muda Vietnam yang menaklukkan puncak Kalla Pathar di ketinggian 5.500m di Himalaya selama musim dingin yang keras pernah mengesankan para pembaca di media pada awal tahun 2025 dengan tekad dan keinginannya untuk menaklukkan puncak-puncak masa mudanya.
Namun banyak pembaca tidak tahu bahwa Thien Kim baru saja menjalani operasi tumor proliferatif (kanker) belum lama ini.
Bekas luka masa muda dan perjalanan ajaib Vashna Thien Kim
Pada peluncuran buku pertamanya setebal lebih dari 500 halaman , Haama Breath - Miracle from the Himalayas, pada sore hari tanggal 28 November di Hanoi , Thien Kim menceritakan perjalanan istimewanya melalui rekaman dokumenter dan bertukar pikiran dengan para pembaca.
Ia mengatakan bahwa setelah operasi, ia merasakan sakit yang amat sangat, tetapi ia tidak menggunakan obat pereda nyeri atau obat-obatan lainnya. Ia memilih membiarkan tubuhnya pulih dengan sendirinya, hanya menggunakan terapi pernapasan yang ia temukan sendiri.
Meskipun dia belum pernah mendaki gunung sebelumnya dan bukan seorang atlet, dia berhasil menyelesaikan pendakian di Himalaya selama musim dingin yang paling keras untuk bereksperimen dengan metode Napas Haama.

Vashna Thien Kim berbagi pada peluncuran buku di Hanoi - Foto: T.DIEU
Di puncak Kalla Pathar pada ketinggian 5.500 m, Vashna Thien Kim duduk diam selama 60 menit di tengah angin dingin bersuhu -25 derajat Celsius, hanya mengenakan pakaian tipis dan bernapas dengan Napas Haama. Thien Kim ingin menunjukkan kemampuan metode ini untuk memulihkan kesehatan manusia dalam kondisi sulit, kekurangan, kelelahan, dan tekanan mental.
Rekannya, Van Trang, juga berhasil mengatasi keterbatasannya sendiri sebagai seorang penderita masalah tulang dan sendi yang serius untuk menyelesaikan perjalanannya. Semua berkat metode Napas Haama yang diajarkan Thien Kim.
Sekembalinya, Vashna Thien Kim menyelesaikan buku "Haama Breath - The Miracle from Himalayas" untuk menceritakan keajaiban tersebut, sebuah perjalanan yang berawal dari kondisi kehidupan, latar belakang, dan pilihan-pilihan istimewa yang dihadapi gadis berbakat ini. Buku ini baru saja diterbitkan oleh Science - Technology - Media Publishing House.

Buku Haama Breath - Miracle from the Himalayas karya Vashna Thien Kim lebih dari 500 halaman - Foto: T.DIEU
Pekerjaan serius, membimbing orang kembali ke keseimbangan batin
Buku ini terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama seperti "memoar" Thien Kim. Ia bercerita tentang masa kecil, masa muda, dan pilihan-pilihan istimewa seorang anak yang "lahir dengan sendok perak", yang harus berjuang untuk "melampaui kebahagiaan", lalu kabur dari rumah, melarikan diri dari impian menjadi dokter yang diharapkan keluarganya dengan tradisi medis, terjun ke dunia bisnis, sukses, lalu kehilangan segalanya karena kebakaran...
Suatu hari ia menyadari dua kata "ketidakkekalan", tidak lagi mengejar kesuksesan pribadi melainkan mencari jalan untuk mengabdi kepada masyarakat. Ia berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang menyerukan perlindungan lingkungan dan perawatan kesehatan masyarakat.
Namun, saat itu juga, ia menerima hasil tes kanker dan harus menjalani operasi darurat. Dari lubang hitam itu, Thien Kim menemukan cara untuk pulih dan menyembuhkan dirinya sendiri dengan metode Napas Haama, lalu mendukung orang lain dalam menjaga kesehatan mereka, tanpa biaya.
Bagian II adalah penelitian dan analisis penulis tentang keadaan lingkungan saat ini, menyajikan konteks global dan konsekuensi yang ditimbulkan oleh perubahan iklim, polusi lingkungan, dan tekanan sosial terhadap kesehatan manusia.
Bagian III memperkenalkan metode Napas Haama sebagai solusi dukungan yang sederhana, bebas biaya, mudah diakses, dan mudah diterapkan di masyarakat. Ia mengembangkan metode ini dengan semangat pengabdian, dengan harapan dapat memberikan nilai berkelanjutan bagi masyarakat.
Buku ini mengejutkan pembaca dengan gaya penulisannya yang halus dan ringkas, pengetahuan yang mendalam, dan pemikiran tajam dari gadis 9X yang menulis buku untuk pertama kalinya.
Sumber: https://tuoitre.vn/co-gai-9x-viet-sach-ke-hanh-trinh-chinh-phuc-day-himalaya-sau-khi-phau-thuat-ung-thu-20251128221929463.htm






Komentar (0)