![]() |
Ancelotti menawarkan perspektif yang bertentangan dengan kepercayaan umum tentang sepak bola Brasil, menekankan bahwa kemenangan "Selecao" di Piala Dunia bukan semata-mata karena teknik atau kemampuan menyerang.
Pelatih asal Italia itu mempertanyakan konsep "Joga Bonito," filosofi yang diasosiasikan dengan gaya permainan Brasil yang indah dan spontan. Menurutnya, itu hanyalah sebagian dari gambaran keseluruhan; fondasi sebenarnya untuk kejayaan mereka terletak pada organisasi pertahanan mereka.
“Joga Bonito? Apakah Anda ingat bahwa Brasil memenangkan dua Piala Dunia terakhir dengan menggabungkan bakat alami dengan kemampuan bertahan?”, ujar Ancelotti.
Ia menyebutkan dua contoh utama dari kemenangan kejuaraan mereka. Pada tahun 2002, Brasil menggunakan sistem tiga bek tengah, menciptakan kekompakan di belakang pertahanan untuk memberi ruang bagi serangan. Sebelumnya, di Piala Dunia 1994, tim kuning-hijau menggunakan dua lini yang terorganisir rapat dengan empat pemain, sehingga mengoptimalkan peran Romario dalam serangan.
![]() |
Ancelotti memiliki pengalaman yang lebih dari cukup untuk mengenali kekuatan yang perlu dikembangkan oleh seorang juara. |
Menurut Ancelotti, keseimbangan inilah faktor penentu. Momen-momen gemilang dapat membuat perbedaan, tetapi untuk memenangkan gelar, sebuah tim membutuhkan struktur yang stabil dan kemampuan untuk mengelola risiko.
"Piala Dunia adalah milik tim yang kebobolan paling sedikit, bukan tim yang mencetak gol terbanyak," tegasnya.
Sudut pandang Ancelotti juga mencerminkan filosofi sepak bola pragmatis yang telah ia terapkan sepanjang karier kepelatihannya. Meskipun ia tidak ingin dicap sebagai pelatih yang berorientasi defensif, ahli strategi ini menegaskan bahwa hal ini selalu menjadi faktor kunci bagi tim yang bertujuan untuk memenangkan gelar-gelar besar.
Oleh karena itu, pernyataan Ancelotti bukan hanya cerita tentang Brasil, tetapi juga pengingat akan kerasnya sepak bola tingkat atas, di mana keindahan hanya benar-benar bermakna ketika dibangun di atas fondasi yang kokoh.
Sumber: https://znews.vn/da-dep-khong-giup-vo-dich-ancelotti-len-tieng-post1640386.html













Komentar (0)