Apa itu daging halal?

Halal, yang berarti "diperbolehkan" dalam bahasa Arab, merujuk pada makanan dan produk yang diperbolehkan menurut hukum Islam. Dalam hal daging, aturannya sangat spesifik: Hewan harus sehat pada saat disembelih, dan penyembelihan harus dilakukan oleh Muslim, dengan mengikuti prinsip-prinsip etika dan kemanusiaan.

Sertifikasi halal menjamin kepatuhan terhadap standar-standar ini, memberikan kepercayaan kepada konsumen Muslim bahwa daging yang mereka konsumsi sesuai dengan prinsip-prinsip agama mereka.

thit hala 3.jpg
Beberapa faktor menyebabkan daging halal lebih mahal daripada daging biasa. (Foto: FB HalalMeat)

Biaya-biaya di balik harga daging halal di Vietnam.

Sekilas, banyak orang mungkin berpikir bahwa daging Halal lebih mahal hanya karena persyaratan penyembelihan yang diberlakukan oleh umat Islam. Namun kenyataannya lebih kompleks. Biaya tambahan yang terkait dengan daging Halal berasal dari beberapa faktor, termasuk:

Sertifikasi dan Kepatuhan: Produsen daging halal harus mematuhi pedoman penyembelihan tertentu, yang seringkali memerlukan sertifikasi dari badan/organisasi keagamaan. Proses sertifikasi ini menambah biaya operasional. Produsen dan pengecer juga harus mematuhi kontrol kualitas dan keamanan pangan yang ketat, yang selanjutnya meningkatkan pengeluaran.

Rantai pasokan kecil : Daging halal sering diproduksi dan didistribusikan oleh pemasok kecil, yang berarti mereka tidak mendapatkan keuntungan dari skala ekonomi . Rantai pasokan yang lebih kecil berarti daya beli yang lebih rendah, biaya transportasi yang lebih tinggi, dan kurangnya fleksibilitas dalam negosiasi harga.