
Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan meminta agar pemerintah daerah dan fasilitas medis mengatur jadwal pemeriksaan yang sesuai untuk menghindari kepadatan; memperkuat deteksi dini penyakit berbahaya untuk pengobatan tepat waktu, dan mengurangi beban keuangan masyarakat.
Sesuai dengan pedoman, anak-anak di bawah usia 6 tahun diperiksa sesuai dengan peraturan khusus Kementerian Kesehatan , yang berfokus pada penilaian kondisi fisik, nutrisi, perkembangan motorik, dan deteksi dini kelainan kesehatan.
Kelompok usia 6 hingga di bawah 18 tahun menjalani pemeriksaan fisik dan pemeriksaan spesialis klinis sesuai dengan Surat Edaran 32/2023/TT-BYT, termasuk kondisi peredaran darah, pernapasan, pencernaan, neurologis, psikiatris, oftalmologis, THT, dan maksilofasial. Secara bersamaan, dilakukan pemeriksaan hematologis, biokimia, rontgen, dan tes paraklinis lainnya sesuai indikasi.
Untuk individu berusia 18 tahun ke atas, pemeriksaan meliputi kebugaran fisik, penyakit dalam, pembedahan, dermatologi, kebidanan dan ginekologi, oftalmologi, otolaringologi, kedokteran gigi, dan tes laboratorium yang diperlukan.
Kementerian Kesehatan mencatat bahwa jika selama pemeriksaan terdeteksi tanda-tanda mencurigakan tuberkulosis, tumor paru-paru, atau penyakit lainnya, dokter harus memerintahkan tes khusus lebih lanjut atau merujuk pasien ke fasilitas yang sesuai untuk intervensi dini.
Khusus untuk pekerja perempuan, daftar pemeriksaan ginekologi dilakukan sesuai dengan lampiran terpisah dari Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga menetapkan pemeriksaan kesehatan terpisah untuk kelompok tertentu seperti pelajar, pengemudi, staf maskapai penerbangan, operator kereta api, pelaut, dan profesi khusus lainnya.
Sumber: https://quangngaitv.vn/danh-muc-kham-suc-khoe-mien-phi-theo-quy-dinh-moi-nhat-6519908.html











Komentar (0)