Setiap musim banjir, Provinsi Dien Bien mengalami kerusakan parah pada infrastruktur pertanian dan kehidupan masyarakat. Banyak kanal, bendungan, irigasi, dan lalu lintas di dalam lahan terkikis dan rusak, mengganggu produksi dan secara langsung memengaruhi mata pencaharian masyarakat. Oleh karena itu, mengatasi dampak bencana alam secara tepat waktu, sinkron, dan efektif selalu menjadi tugas mendesak, yang membutuhkan partisipasi aktif dari semua tingkatan dan sektor.
Menurut Bapak Phan Van Vuong, Pelaksana Tugas Kepala Sub-Dinas Irigasi dan Penanggulangan Bencana Provinsi Dien Bien , belakangan ini, Sub-Dinas telah memainkan peran kunci dalam memberikan nasihat kepada Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup, serta secara langsung mengoordinasikan, membimbing, dan memeriksa perkembangan pencairan dana untuk mengatasi dampak bencana alam. Semua ini dilaksanakan sesuai dengan moto "4 di lokasi" untuk memastikan proaktif langsung dari akar rumput dan mempersingkat waktu respons.

Peralatan dikerahkan untuk membersihkan aliran dan mengurangi pendangkalan pascabanjir di Dien Bien. Foto: Hoang Chau.
Segera setelah bencana alam, Departemen berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah untuk menghitung kerusakan dan menyusun rencana pemulihan sesuai tingkat dampak. Alokasi sumber daya diprioritaskan untuk wilayah yang mengalami kerusakan parah, dan banyak proyek serta kanal utama segera diperbaiki, membantu memulihkan aliran irigasi, memastikan produksi pertanian kembali normal. Pemantauan aliran modal juga dilakukan secara ketat untuk menghindari kerugian, tumpang tindih, atau duplikasi investasi, serta memastikan setiap pos digunakan sesuai peruntukannya.
Departemen juga secara proaktif mengusulkan mekanisme yang fleksibel dalam mengalokasikan sumber modal, dan merekomendasikan kepada Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup serta Komite Rakyat Provinsi untuk menciptakan kondisi yang dapat mempersingkat prosedur dan meningkatkan inisiatif di tingkat akar rumput. Berkat solusi ini, kemajuan pencairan modal untuk bantuan bencana alam telah meningkat secara signifikan. Banyak proyek telah dimulai dan diselesaikan lebih awal dari yang direncanakan, meningkatkan efisiensi investasi publik dan meminimalkan risiko kerusakan berulang ketika banjir terjadi.
Selain tugas pengelolaan dan koordinasi modal, Departemen juga berfokus pada bimbingan teknis bagi masyarakat pascabencana alam. Melalui koordinasi dengan pusat layanan pertanian regional, pasukan khusus telah turun ke lapangan untuk membantu masyarakat dalam pengerukan kanal, pemulihan sumber air domestik, dan pemeriksaan keamanan konstruksi. Bersamaan dengan itu, mereka juga telah menggalakkan langkah-langkah disinfeksi dan pencegahan penyakit pada ternak. Kegiatan-kegiatan ini telah berkontribusi dalam membantu masyarakat menstabilkan produksi dan kehidupan dengan cepat, sehingga mengurangi risiko yang timbul pascabanjir.

Warga Dien Bien memanen padi di lahan yang telah dipulihkan pascabencana banjir. Foto: Hoang Chau.
Faktanya, proaktifitas Dinas Irigasi dan Pencegahan Bencana Alam Provinsi Dien Bien telah membuahkan hasil yang nyata: Banyak pekerjaan yang rusak telah diperbaiki tepat waktu, modal untuk mengatasi dampak bencana alam telah dicairkan sesuai jadwal, dan kapasitas tanggap darurat serta pemulihan daerah semakin meningkat. Hal ini merupakan fondasi penting bagi sektor pertanian Provinsi Dien Bien untuk berkembang secara stabil dan beradaptasi lebih baik terhadap pola cuaca ekstrem.
Pemulihan pascabencana tidak hanya terbatas pada perbaikan struktur atau dukungan bagi masyarakat, tetapi juga merupakan tugas strategis yang terkait dengan pembangunan pertanian berkelanjutan. Setiap modal yang digunakan secara efektif, setiap bangunan yang direstorasi pada waktu yang tepat akan berkontribusi pada penguatan ketahanan masyarakat, perlindungan capaian produksi, dan kemajuan menuju tujuan membangun pertanian yang aman dan adaptif terhadap perubahan iklim.
Sumber: https://nongnghiepmoitruong.vn/dien-bien-khac-phuc-thien-tai-phuc-hoi-ha-tang-nong-nghiep-d786260.html






Komentar (0)