Bapak HN menyatakan bahwa pada Januari 2014, beliau direkrut ke dalam Asosiasi Tunanetra. Beliau memiliki gelar universitas dan bertugas sebagai spesialis, sesuai dengan kuota staf yang dialokasikan oleh otoritas yang berwenang kepada asosiasi yang diberi tugas oleh Partai dan Negara.

Pada November 2021, ia dipindahkan ke Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, sebuah unit layanan publik, dengan menduduki posisi petugas TI, tingkat III. Hingga saat ini, ia memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dan telah mengikuti program asuransi sosial wajib.

congchuc 2055.jpg
Gambar ilustrasi.