Bertujuan untuk memenangkan medali emas sepak bola putra di SEA Games ke-33, tim Vietnam U22 menggunakan kekuatan inti yang terdiri dari banyak pemain muda yang pernah bermain untuk tim nasional dan memiliki banyak pengalaman bermain di V-League, termasuk penyerang Nguyen Dinh Bac.
Dinh Bac baru saja bersinar dalam kemenangan comeback Hanoi Police Club dengan mengalahkan Beijing Guoan 2-1 pada laga ke-5 Grup E Liga Champions AFC Dua 2025-2026 pada 27 November. Striker berusia 21 tahun itu diturunkan di babak kedua dan menggunakan teknik serta "kelicikan" pribadinya untuk menggoyahkan pertahanan lawan, langsung mencetak gol kemenangan bagi timnya.
Dalam kemenangan itu, Pelatih Polking tidak ingin mengambil risiko menurunkan Dinh Bac demi menjaga kondisi fisik para pemainnya sebelum pertandingan melawan timnas U-22 Vietnam. Namun, ketika Polisi Hanoi tertinggal dan serangan mereka terhenti akibat permainan fisik timnas Tiongkok, sang ahli strategi Brasil terpaksa menurunkan Dinh Bac ke lapangan.

Nguyen Dinh Bac diharapkan bersinar dengan seragam timnas U-22 Vietnam di SEA Games ke-33. Foto: QUOC AN
"Seperti ikan di air", insting Dinh Bac berkembang sempurna saat menghadapi lawan tangguh. Penyerang Nghe An ini dengan cepat menjadi sasaran serangan Kepolisian Hanoi, bergerak fleksibel, "muncul dan menghilang" di kedua sayap, sehingga pertahanan Beijing Guoan kesulitan mempertahankan formasi mereka.
Bergabung dengan Kepolisian Hanoi pada musim 2024-2025, di bawah bimbingan Pelatih Polking, Dinh Bac terus berkembang seiring waktu, bersaing memperebutkan posisi di lini serang, dan menjadi pemain penting Klub Kepolisian Hanoi musim ini. Para ahli yakin bahwa Dinh Bac akan menjadi pilar tim Vietnam dalam waktu dekat, dan SEA Games ke-33 akan menjadi "landasan peluncuran" baginya untuk membuktikan kelasnya.
Sebelumnya, Dinh Bac selalu menjadi pilihan utama di lini serang timnas Vietnam U-23 yang berhasil menjuarai Kejuaraan Asia Tenggara U-23 2025, sekaligus meraih tiket ke putaran final Asia U-23 2026.
Ia juga merupakan pemain muda paling menonjol di tim Vietnam yang berpartisipasi dalam pertandingan selama FIFA Days 2023, 2024 dan 2025.
Akibat dampak banjir di Provinsi Songkhla (Thailand), Panitia Penyelenggara SEA Games ke-33 terpaksa memindahkan seluruh pertandingan Grup B sepak bola putra ke ibu kota, Bangkok. Perubahan ini dilakukan untuk memastikan kondisi, keamanan, dan kualitas pertandingan bagi tim-tim peserta.
Selain perubahan tempat dan jadwal, cabang sepak bola putra di SEA Games ke-33 juga mengalami perubahan jumlah tim peserta. Oleh karena itu, pada 27 November, Komite Olimpiade Kamboja mengumumkan pengunduran dirinya dari 8 cabang olahraga, termasuk sepak bola putra dan putri.
Keputusan ini membuat Grup A hanya terdiri dari dua tim: tuan rumah Thailand dan Timor-Leste U-22. Panitia penyelenggara berencana memindahkan Singapura U-22 dari Grup C ke Grup A untuk menggantikan Kamboja U-22. Berdasarkan rencana ini, sepak bola putra SEA Games ke-33 akan diikuti oleh 9 tim dan dibagi menjadi 3 grup, masing-masing grup terdiri dari 3 tim: Grup A: Thailand, Timor-Leste, Singapura; Grup B: Vietnam, Malaysia, Laos; dan Grup C: Indonesia, Myanmar, dan Filipina.

Sumber: https://nld.com.vn/dinh-bac-ngoi-no-hua-hen-tai-sea-games-33-196251128213940316.htm







Komentar (0)