
Perangkat lunak “3 in 1”
Menurut Bapak Vo Thien Cang, Direktur Pusat Informasi dan Program Pendidikan (Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh), perangkat lunak untuk mengelola makanan asrama memiliki 4 fungsi luar biasa, meliputi: mengelola menu berdasarkan hari, minggu, dan bulan, laporan harian cepat dan laporan triwulanan, mencatat penilaian siswa dan orang tua, serta mencetak formulir laporan secara otomatis.
Sebagai salah satu unit yang menguji coba perangkat lunak tersebut mulai tahun ajaran 2024-2025, Sekolah Menengah Le Quy Don (Distrik Thu Duc, Kota Ho Chi Minh) mencatat banyak perubahan positif dalam pengelolaan makanan untuk siswa asrama.
Ibu Phan Thi My Tra, kepala sekolah, mengatakan bahwa sebelumnya, pengelolaan makanan asrama dilakukan secara manual, yang memakan banyak waktu. Dengan menggunakan perangkat lunak, informasi diperbarui secara sistematis, sehingga pengelolaan menjadi lebih mudah dan praktis.
Secara khusus, makanan siswa tidak hanya memperbarui menu melalui nama hidangan tetapi juga dilengkapi gambar makanan sebenarnya.

Pada bagian pelaporan, sistem mencatat laporan 3 langkah yang meliputi informasi makanan sebelum pengolahan makanan, makanan selama pengolahan makanan, dan sampel makanan yang disimpan.
Secara khusus, dengan fungsi evaluasi setelah setiap makan, siswa dapat mengakses perangkat lunak dan memberikan pendapat mereka pada salah satu dari 5 tingkat termasuk "Sangat lezat - Lezat - Lumayan - Buruk - Sangat buruk".
Demikian pula, orang tua dapat memindai kode QR untuk mengevaluasi kualitas makanan siswa mereka. Umpan balik diperbarui sepanjang hari, membantu sekolah segera menyerap umpan balik, sehingga meningkatkan kualitas makanan bagi siswa asrama.
Jembatan antara sekolah dan orang tua
Proyek "Perangkat Lunak Manajemen Makanan Boarding" merupakan salah satu proyek yang dipilih oleh Pusat Kewirausahaan Kreatif Kota Ho Chi Minh untuk berpartisipasi dalam Program Ednovation 2025, sebuah program untuk menyeleksi proyek-proyek rintisan inovatif dan kreatif pada tahun 2025.
Berkat sistem perangkat lunak ini, pekerjaan penyimpanan dan pemantauan kualitas makanan di sekolah berasrama dilakukan lebih sistematis dan profesional, sehingga meningkatkan efisiensi manajemen sekaligus kualitas layanan bagi siswa.
Hingga kini, proyek ini telah diujicobakan di lebih dari 100 sekolah di Kota Ho Chi Minh, awalnya mendapat banyak konsensus dan dukungan dari sekolah dan orang tua.
Ibu Le Ngan Ha, salah satu orang tua yang anaknya duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar Tu Duc (Distrik Thu Duc, Kota Ho Chi Minh) menyampaikan bahwa kualitas makanan di sekolah berasrama merupakan salah satu perhatian utama para orang tua, khususnya keluarga dengan anak usia prasekolah dan sekolah dasar.
"Dengan diberikannya foto-foto makanan sehari-hari anak-anak mereka serta dapat memberikan ide, orang tua akan lebih percaya dan segera mendampingi sekolah dalam meningkatkan kualitas makanan bagi siswa," ujar para orang tua.
Ibu Do Thi Tu, Kepala Sekolah Dasar Tu Duc (Distrik Thu Duc, Kota Ho Chi Minh) menegaskan bahwa perangkat lunak untuk mengelola makanan asrama merupakan salah satu prasyarat penting untuk membantu meningkatkan efektivitas manajemen sekolah dengan teknologi modern, termasuk masalah gizi sekolah.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/du-an-phan-mem-quan-ly-suat-an-ban-tru-duoc-tuyen-chon-tham-gia-chuong-trinh-doi-moi-sang-tao-nam-2025-post825831.html






Komentar (0)