Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Turis Jerman tinggalkan surat dan 10 juta VND untuk membantu korban banjir di Vietnam

Tersentuh oleh situasi banjir di Vietnam, turis Jerman Andreas Scholz mengirimkan kembali 10 juta VND beserta surat yang meminta pemilik hotel untuk membeli beras guna membantu.

Báo Đà NẵngBáo Đà Nẵng28/11/2025

Pada 26 November, sebelum meninggalkan sebuah hotel di Tuan Chau, Ha Long, turis Jerman Andreas Scholz meninggalkan sebuah amplop berisi 10 juta VND beserta sepucuk surat tulisan tangan. Ia meminta pemilik hotel untuk menggunakan uang tersebut guna membeli beras guna membantu warga Vietnam yang terdampak bencana alam dan banjir.

Tindakan ini langsung ditindaklanjuti oleh pemilik hotel, Ibu Hai. Seluruh dana tersebut digunakan untuk membeli 830 kg beras dan dikirimkan kepada tim tanggap darurat di daerah banjir atas nama Bapak Andreas Scholz.

Surat dan tindakan tak terduga

Dalam surat tersebut, Bapak Andreas Scholz (sering dipanggil Andy) mengatakan bahwa ia telah mengikuti berita dan melihat banyak foto dampak bencana alam di Vietnam. Ia menyampaikan simpati yang mendalam atas kerugian yang dialami masyarakat.

"Saya yakin Anda bisa membantu saya. Saya mencintai Vietnam dan orang-orangnya yang ramah dan baik hati. Saya harap saya bisa membantu," tulis Pak Andy dalam surat tersebut.

Surat Andy dan amplop berisi 10 juta VND yang dikirimkan kepada pemilik hotel untuk membantu masyarakat di daerah terdampak banjir.
Surat dan amplop Andy berisi 10 juta VND yang dikirimkan kepada pemilik hotel untuk membantu warga di daerah terdampak banjir. Foto: NVCC

Ibu Hai bercerita bahwa ia sangat terkejut karena selama tiga hari kunjungannya, Bapak Andy sama sekali tidak menyinggung situasi banjir. Ia mengatakan bahwa kasih sayang turis Jerman itu sungguh berharga, karena ia hanyalah seorang pengunjung dan tidak tinggal di Vietnam.

Hati seseorang yang mencintai Vietnam

Andy, seorang insinyur Jerman, mengatakan ia sering melakukan kegiatan amal di negara asalnya dan ingin berbagi dengan mereka yang lebih membutuhkan bantuan daripada dirinya sendiri. Ini adalah kunjungan keduanya ke Vietnam. Kunjungan pertamanya pada Desember tahun lalu meninggalkan banyak kesan baik tentang lanskap dan masyarakat di Sa Pa, Ninh Binh, Hue, Da Nang , dan Hoi An.

Selama perjalanan ini, saat berada di Ha Long, beliau menyampaikan informasi terbaru kepada media tentang situasi badai dan banjir yang parah di provinsi-provinsi selatan. "Melihat orang-orang duduk di atap menunggu pertolongan, saya merasa perlu melakukan sesuatu. Saat itu, saya merasa menjadi bagian dari negara ini," ungkap Bapak Andy.

Ibu Thanh Hai (paling kanan) memberikan 830 kg beras dari tamu Jerman kepada tim bantuan.
Ibu Thanh Hai (paling kanan) menyerahkan 830 kg beras dari tamu Jerman kepada tim bantuan. Foto: NVCC

Kisah Tuan Andy telah dibagikan secara luas di jejaring sosial, dan mendapat banyak ucapan terima kasih dan rasa hormat dari masyarakat.

Situasi banjir parah

Menurut statistik per 26 November, banjir di wilayah Tengah Selatan telah menyebabkan kerusakan parah. 98 orang meninggal dunia, 426 rumah ambruk, dan hampir 2.100 rumah rusak, terutama di Provinsi Dak Lak, Gia Lai, dan Khanh Hoa. Kerugian ekonomi diperkirakan lebih dari VND13.000 miliar.

Ini bukan pertama kalinya wisatawan mancanegara menunjukkan simpati mereka kepada rakyat Vietnam di masa sulit. Sebelumnya, pada bulan Oktober, sekelompok wisatawan dari Kolombia, Belanda, dan AS juga berpartisipasi langsung dalam membersihkan dan memperbaiki rumah-rumah untuk membantu warga di Tuyen Quang dan Thai Nguyen mengatasi dampak badai.

Sumber: https://baodanang.vn/du-khach-duc-de-lai-thu-va-10-trieu-dong-giup-vung-lu-viet-nam-3311820.html


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Pho 'terbang' 100.000 VND/mangkuk menuai kontroversi, masih ramai pengunjung
Matahari terbit yang indah di atas lautan Vietnam
Bepergian ke "Miniatur Sapa": Benamkan diri Anda dalam keindahan pegunungan dan hutan Binh Lieu yang megah dan puitis
Kedai kopi Hanoi berubah menjadi Eropa, menyemprotkan salju buatan, menarik pelanggan

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Tulisan Thailand - "kunci" untuk membuka harta karun pengetahuan selama ribuan tahun

Peristiwa terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk