Aksi tak terduga di Ha Long
Pada pagi hari tanggal 27 November, Tn. Andreas Scholz, seorang turis Jerman, mengonfirmasi bahwa ia telah mengembalikan amplop berisi 10 juta VND dan surat tulisan tangan kepada pemilik hotel di Tuan Chau, Ha Long, sebelum check out pada tanggal 26 November untuk pulang.
Dalam surat tersebut, Bapak Andy mengatakan bahwa ia telah mengikuti informasi dan gambar-gambar mengenai dampak parah yang disebabkan oleh bencana alam dan banjir di Vietnam. Ia menyatakan keinginannya untuk turut merasakan kerugian yang dialami masyarakat.
"Saya yakin Anda bisa membantu saya. Saya mencintai Vietnam dan orang-orangnya yang ramah dan baik hati. Saya harap saya bisa membantu," tulis Pak Andy dalam surat tersebut.

Ibu Hai, pemilik hotel, mengatakan bahwa ia sangat terkejut karena selama tiga hari menginap, Bapak Andy sama sekali tidak menyinggung situasi banjir. Setelah menerima uang, ia menyarankan untuk menggunakan semua uang tersebut untuk membeli beras, dan akhirnya disetujui oleh turis Jerman tersebut.
Segera setelah itu, Ibu Hai membeli 830 kg beras dan menyerahkannya kepada tim bantuan atas nama Bapak Andy untuk membantu warga di daerah banjir. Ia mengatakan bahwa kasih sayang Bapak Andy sungguh tak ternilai.

Hati seseorang yang mencintai Vietnam
Andy, seorang insinyur di Jerman, mengatakan ia rutin berdonasi ke badan amal di negara asalnya. "Saya ingin berbagi karena banyak orang yang lebih membutuhkan uang daripada saya," ujarnya.
Ini adalah kunjungan kedua Andy ke Vietnam. Perjalanan pertamanya pada Desember tahun lalu meninggalkan kesan mendalam akan lanskap, masyarakat, dan budayanya. Selama perjalanan ini, saat tinggal di Ha Long, ia mengikuti berita tentang situasi badai dan banjir di provinsi-provinsi selatan.
"Melihat orang-orang duduk di atap menunggu pertolongan, saya merasa perlu melakukan sesuatu. Saat itu, saya merasa menjadi bagian dari negara ini," ungkap Pak Andy tentang alasan yang memotivasinya untuk bertindak.
Kisah Andy, setelah dibagikan, mendapat perhatian luas di media sosial, dan banyak orang mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada turis Jerman tersebut. Menurut statistik per 26 November, banjir di wilayah Tengah Selatan telah menyebabkan kerusakan parah pada manusia dan properti, dengan kerugian ekonomi diperkirakan lebih dari 13.000 miliar VND.
Ini bukan pertama kalinya wisatawan internasional bergandengan tangan untuk membantu warga Vietnam yang terdampak bencana alam. Sebelumnya, pada bulan Oktober, sekelompok wisatawan dari Kolombia, Belanda, dan AS juga berpartisipasi langsung dalam membersihkan dan memperbaiki rumah untuk membantu warga di Tuyen Quang dan Thai Nguyen mengatasi dampak badai dan banjir.
Sumber: https://baolamdong.vn/du-khach-duc-gui-thu-va-10-trieu-dong-giup-nguoi-dan-vung-lu-405978.html






Komentar (0)