Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Wisatawan Vietnam secara bertahap menghindari destinasi yang terlalu ramai.

Destinasi wisata yang ramai pengunjung secara bertahap kehilangan daya tariknya bagi banyak wisatawan Vietnam.

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng19/05/2026

Wisatawan Vietnam cenderung memilih destinasi yang tenang. Foto oleh THU HA
Wisatawan Vietnam cenderung memilih destinasi yang tenang. Foto oleh THU HA

Laporan Pariwisata dan Keberlanjutan 2026 yang baru-baru ini dirilis oleh Booking.com mengungkapkan bahwa masyarakat Vietnam semakin tertarik pada pariwisata yang bertanggung jawab. Hingga 96% wisatawan Vietnam menyatakan bahwa keberlanjutan adalah prioritas utama dalam perjalanan mereka. Tren ini secara bertahap diterjemahkan menjadi tindakan nyata.

Banyak orang memilih destinasi yang tenang dan damai, dan sebanyak 55% wisatawan Vietnam yang disurvei menyatakan keinginan untuk menghindari dampak pariwisata berlebihan, sementara 63% dari mereka merencanakan perjalanan di luar musim puncak.

Yang perlu diperhatikan, pergeseran preferensi wisatawan ini juga tercermin dengan jelas dalam data pencarian aktual. Menurut platform perjalanan Agoda, musim panas ini telah terjadi peningkatan minat yang signifikan pada destinasi "baru muncul", alih-alih berfokus pada lokasi yang sudah dikenal.

20260408_090356.jpg
Wisatawan cenderung memilih destinasi dengan iklim yang stabil dan tidak terlalu ramai.

Pulau Ly Son ( Quang Ngai ) menduduki peringkat teratas dalam daftar destinasi domestik yang sedang berkembang, dengan pertumbuhan pencarian yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, Ninh Binh terus menarik wisatawan berkat kombinasi alam, warisan, dan budayanya. Mai Chau juga merupakan pilihan populer sebagai resor pegunungan yang tenang. Sementara itu, Mang Den muncul sebagai "versi yang lebih santai" dari Da Lat, menarik pengunjung dengan iklimnya yang sejuk, hutan pinus, dan suasana yang dekat dengan alam. Tay Ninh juga masuk dalam daftar berkat keunggulannya dalam wisata spiritual dan ekowisata.

Agoda_Vietnam VI 1.jpg
Destinasi yang tenang banyak dicari oleh wisatawan. Foto: AGODA

Tren menjauhi destinasi yang ramai dipicu oleh keinginan untuk mencari pengalaman yang berbeda, sekaligus dipengaruhi oleh perubahan iklim. Menurut survei Booking.com, hingga 82% wisatawan Vietnam mempertimbangkan risiko cuaca ekstrem saat memilih waktu dan lokasi perjalanan; 58% mengatakan mereka telah membatalkan atau mengubah rencana dalam setahun terakhir karena gelombang panas, badai, banjir, atau fenomena cuaca luar biasa lainnya.

Pergeseran ini menunjukkan bahwa pariwisata bukan lagi sekadar perjalanan penemuan atau relaksasi. Bagi banyak wisatawan Vietnam, setiap perjalanan menjadi pilihan yang lebih sadar, bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara pengalaman pribadi, lingkungan, dan komunitas lokal.

Sumber: https://www.sggp.org.vn/du-khach-viet-dan-ne-cac-diem-den-qua-tai-post853419.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Hari baru

Hari baru

perdamaian

perdamaian

Kebanggaan nasional

Kebanggaan nasional