
Data 15 juta bidang tanah siap disinkronisasikan ke Pemerintah Pusat.
Setelah 36 hari pelaksanaan Kampanye "Pengayaan dan Pembersihan Basis Data Pertanahan", peninjauan dan pemutakhiran informasi pertanahan telah mencapai banyak hasil positif, yang menjadi dasar penting bagi penyelesaian Basis Data Pertanahan Nasional. Kampanye "Pengayaan dan Pembersihan Basis Data Pertanahan" diluncurkan oleh Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup (Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup) berkoordinasi dengan Kementerian Keamanan Publik selama 90 hari (1 September hingga 30 November) dengan tujuan memperkaya dan membersihkan basis data pertanahan, membangun platform manajemen yang terpadu dan transparan, serta secara efektif mendukung upaya transformasi digital nasional.
Oleh karena itu, Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup serta Kementerian Keamanan Publik telah menetapkan tanggung jawab yang jelas untuk 21 tugas spesifik. Lima tugas di antaranya diemban oleh Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup, empat tugas oleh Kementerian Keamanan Publik, dan 12 tugas sisanya diemban oleh pemerintah daerah. Penugasan ini dilaksanakan berdasarkan prinsip "orang yang jelas, pekerjaan yang jelas, tanggung jawab yang jelas, hasil yang jelas, waktu yang jelas, dan wewenang yang jelas."
Secara khusus, Bapak Mai Van Phan - Wakil Direktur Departemen Pengelolaan Lahan mengatakan bahwa, untuk tugas-tugas yang diketuai oleh Kementerian Keamanan Publik, hingga saat ini, 2 tugas telah diselesaikan; ada 2 tugas rutin dalam 90 hari dan malam kampanye.
Dengan 12 tugas daerah, Bapak Phan mengatakan bahwa hingga saat ini, sebagian besar provinsi dan kota telah menyusun rencana untuk melengkapi basis data pertanahan nasional. Hanya 3 daerah yang belum mengambil tindakan.
"Hingga saat ini, seluruh negeri telah meninjau 49 juta bidang tanah, di mana 15 juta bidang tanah yang "benar, memadai, bersih, dan layak" telah disinkronisasikan dari tingkat daerah hingga pusat," tegas Bapak Phan.
Wakil Direktur Departemen Pengelolaan Lahan Mai Van Phan juga mengatakan bahwa hingga saat ini, seluruh negeri telah mengklasifikasikan 18 juta bidang tanah untuk dikelola oleh unit tingkat komune.
Untuk sisa lahan perumahan dan rumah yang telah memiliki sertifikat hak guna tanah, tetapi belum memiliki basis data, terdapat lebih dari 9 juta bidang tanah. Pemerintah daerah telah mengumpulkan lebih dari 5 juta informasi untuk pembaruan lebih lanjut.
Mengenai infrastruktur, perwakilan Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup mengatakan bahwa daerah sekarang memiliki sistem manajemen dan perangkat lunak untuk memperbarui basis data tanah di berbagai tingkat.
Sumber: https://vtv.vn/du-lieu-15-trieu-thua-dat-san-sang-dong-bo-ve-trung-uong-100251006220057131.htm






Komentar (0)