![]() |
Endrick masuk sebagai pemain pengganti dan memberikan perbedaan. |
Brasil memasuki pertandingan persahabatan melawan Kroasia dengan membutuhkan kemenangan untuk menghilangkan kekecewaan kekalahan 1-2 mereka melawan Prancis. Sebaliknya, Kroasia berada dalam semangat tinggi setelah kemenangan 2-1 mereka baru-baru ini atas Kolombia.
Sejak menit-menit awal, kedua tim bermain hati-hati tetapi tidak kekurangan tantangan yang sengit. Kroasia lebih proaktif dalam situasi menyerang, terutama di sayap kiri, menyebabkan pertahanan Brasil goyah di beberapa momen. Namun, kekompakan mereka membantu perwakilan Amerika Selatan itu untuk tetap bertahan.
Brasil secara bertahap kembali mengendalikan permainan dengan umpan-umpan pendek dan terobosan individu. Joao Pedro dan Matheus Cunha berulang kali mencoba peruntungan mereka, tetapi digagalkan oleh penampilan gemilang kiper Dominik Livakovic. Kiper asal Kroasia itu melakukan setidaknya dua penyelamatan impresif, menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas bagi Brasil.
Setelah banyak percobaan, titik balik terjadi di waktu tambahan babak pertama. Dari kombinasi di sayap kiri, Vinicius Junior memberikan umpan sempurna kepada gelandang Danilo untuk mencetak gol dengan akurat, membuka skor untuk Brasil.
![]() |
Brasil meraih kemenangan mendebarkan melawan Kroasia. |
Di babak kedua, tempo permainan melambat secara signifikan karena kedua tim bermain bertahan. Pelatih Carlo Ancelotti melakukan perubahan pemain untuk bereksperimen dengan formasi yang berbeda, sementara Kroasia juga terus mengubah taktik untuk mencoba menciptakan terobosan. Namun, peluang mencetak gol yang jelas sangat jarang.
Barulah di menit-menit terakhir pertandingan benar-benar memanas. Pada menit ke-84, Lovro Majer berlari dengan kecepatan penuh, menerima umpan silang akurat dari Marco Fruk sebelum melepaskan tembakan rapi untuk membawa Kroasia menyamakan kedudukan.
Namun Brasil hampir seketika merebut kembali keunggulan. Pada menit ke-85, pemain pengganti Endrick melakukan gerakan cerdas dan cepat, yang memberi Brasil penalti. Dari titik penalti, Igor Thiago tidak melakukan kesalahan, membuat Brasil unggul 2-1.
Pada menit ke-90+2, giliran Gabriel Martinelli yang bersinar. Dari serangan balik cepat, Endrick sekali lagi tampil gemilang dengan umpan terobosan yang ditempatkan dengan sempurna, menyiapkan striker Arsenal itu untuk mencetak gol terakhir melawan Kroasia. Dengan kemenangan 3-1, Brasil kembali bersemangat dan menunjukkan tanda-tanda positif menjelang tantangan yang lebih besar.
Sumber: https://znews.vn/endrick-giup-brazil-thang-nghet-tho-croatia-post1639887.html













Komentar (0)