Kompor kayu bakar adalah tempat orang-orang di daerah pegunungan memasak, mengeringkan, dan mengawetkan hasil pertanian sesuai dengan kebiasaan turun-temurun. Beras, biji labu, dan biji waluh digantung di loteng dapur untuk dikeringkan dan disimpan untuk musim berikutnya. Di sana Anda juga akan menemukan labu kering, sirih kering, tembakau, kulit sirih, dan ragi yang digunakan untuk membuat anggur beras. Berkat asap dan kehangatan sedang dari kompor kayu bakar, daging asap penduduk setempat juga memiliki cita rasa yang sangat unik.
Di sekeliling dapur, orang-orang berkumpul untuk makan, mengobrol, menyanyikan lagu-lagu rakyat, dan bercerita setelah seharian bekerja di ladang. Di tengah irama kehidupan pegunungan, api dapur diam-diam melestarikan tradisi, kenangan, dan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi di wilayah pegunungan terpencil ini.








Sumber: https://baodanang.vn/gian-bep-mien-nui-3337813.html










Komentar (0)