Mengikuti tren "Bagaimana jika hidupku tidak cemerlang?", tren baru telah muncul di media sosial: "Diriku di tahun 2016 dan diriku di tahun 2026." Ini pada dasarnya adalah perbandingan bagaimana seseorang telah berubah dan berbeda setelah 10 tahun. Banyak cerita telah dibagikan, yang paling terkenal adalah kisah Do Dat, seorang pemuda kelahiran 2001 yang memiliki saluran TikTok dengan 10,6 juta pengikut. Dia membagikan perjalanannya tentang kemajuan luar biasa dalam kehidupan dan karier hanya dalam 5 tahun, dari 2021 hingga 2026. Saat ini, video ini telah menarik lebih dari 13,6 juta penayangan.
Pepatah "menengok ke atas membuatmu tampak seperti peninggalan kuno" adalah ungkapan humor di kalangan banyak anak muda ketika mengikuti tren online. Tren datang dan pergi dengan cepat, seperti satu gelombang menggantikan gelombang lainnya. Mengikuti tren pada waktu yang tepat membuat banyak orang merasa dinamis dan tidak lagi merasa ketinggalan. Namun, di balik semangat itu terdapat tekanan tak terlihat yang dihadapi banyak anak muda. Dalam percakapan sehari-hari, ketidakpahaman atau ketidaktahuan tentang tren baru terkadang membuat mereka merasa tidak pada tempatnya – sebuah tanda FOMO (Fear of Missing Out). "Mengikuti tren terkadang hanya untuk merasa menjadi bagian dari kelompok tertentu, untuk merasa diterima. Selain itu, mencoba mengejar tren juga mencerminkan rasa tidak aman tentang identitas batin seseorang," ujar psikolog Pham Hoang Long dari Pusat Psikologi dan Pengembangan Manusia NHC Vietnam.
Mengikuti tren bukanlah hal yang buruk; yang penting adalah mengetahui tren mana yang cocok untuk Anda dan tidak terlalu bergantung padanya agar tidak kehilangan kesadaran diri dan kemampuan pengambilan keputusan yang mandiri. Hanya ketika Anda memahami siapa diri Anda, barulah Anda dapat benar-benar menempuh jalan Anda sendiri. Bersikap waspada dan berhati-hati terhadap tren yang kontroversial, negatif, atau menyinggung juga merupakan cara untuk melindungi diri sendiri.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/gioi-tre-va-nhung-nhip-song-trend-post846226.html











Komentar (0)