
Tet di masa lalu di pelabuhan
Di rumah kecilnya di Jalan Le Thanh Tong, yang menghadap Pelabuhan Hoang Dieu lama, Bapak Nguyen Van Deu (berusia lebih dari 70 tahun) perlahan menyalakan radio kesayangannya. Melodi "Saat Musim Semi Tiba di Pelabuhan" terdengar, familiar dan menenangkan, membangkitkan kenangan yang telah melekat padanya selama beberapa dekade. Pelabuhan Hoang Dieu saat ini telah menyelesaikan misi historisnya, memberi jalan bagi proyek-proyek kota baru. Tetapi bagi mereka yang telah menghabiskan hidup mereka di sini, kenangan merayakan musim semi di pelabuhan tetap hidup.
Bagi Bapak Deu, Pelabuhan Hoang Dieu telah terkait dengan pelabuhan tersebut selama 35 tahun, bukan hanya sebagai tempat kerja tetapi juga sebagai "keluarga besar" yang mencakup tiga generasi. Ayah mertuanya, Bapak Vu Van Long, bekerja di pelabuhan tersebut sejak tahun 1960-an. Beliau dan istrinya telah menghabiskan sebagian besar masa kerja mereka di sana. Kini, putri mereka melanjutkan pekerjaan di pelabuhan tersebut.
Mengenang Tết (Tahun Baru Vietnam), Bapak Deu mengingatnya dengan sangat jelas: “Bahkan selama Tết, para pekerja pelabuhan tidak beristirahat. Mereka bergiliran bertugas, selama barang-barang tidak tertahan. Pendapatan saat itu tidak tinggi, dan kondisinya sulit, tetapi semua orang berusaha sebaik mungkin untuk tetap bekerja. Saya tahu bahwa kehadiran saya, bersama dengan para pekerja lainnya, akan menjaga kelancaran arus barang, dan itu sudah cukup untuk menghangatkan hati saya,” kata Bapak Deu perlahan.

Kenangan itu juga dikenang dengan penuh hormat oleh Ibu Vu Thuy Hong, mantan karyawan Perusahaan Saham Gabungan Pelabuhan Hai Phong. Ia mengingat saat-saat musim semi ketika kapal-kapal berlabuh tepat pada malam Tahun Baru, dengan barang-barang tiba dengan selamat di darat. “Suatu tahun, pelabuhan mengkoordinasikan siaran langsung televisi perayaan Tahun Baru. Semua orang ingin menyaksikan momen itu tepat di pelabuhan. Pada saat peralihan, klakson kapal berbunyi, menandakan dimulainya tahun baru. Setelah itu, pelabuhan kembali ke ritme kerja yang sibuk, membawa serta harapan akan pengiriman baru untuk tanah air,” Ibu Hong berbagi.
Mempertahankan kecepatan kerja selama liburan Tet.
Di penghujung Tahun Ular (2015), Pelabuhan Tan Vu, salah satu terminal kontainer modern, dipenuhi aktivitas yang melayani jalur pelayaran internasional. Nguyen Van Duong, seorang pekerja di tim mekanik, mengatakan bahwa rencana untuk liburan Tahun Baru Imlek telah dihitung dengan cermat untuk memastikan ketersediaan personel yang cukup untuk membongkar kapal dan memuat/membongkar kargo sesuai jadwal. "Satu-satunya perbedaan antara Tet dan liburan lainnya adalah suasananya; pekerjaan pelabuhan tidak boleh berhenti," kata Duong.
Di penghujung tahun, ketika banyak pekerja mengambil cuti atau pulang kampung untuk Tết (Tahun Baru Imlek), pekerjaan di pelabuhan tetap berjalan lancar. Tim produksi meninjau rencana, memeriksa peralatan, dan menetapkan jadwal kerja. Di pelabuhan, pergantian shift selama Tết bukan lagi hal yang luar biasa; petugas pelabuhan, pekerja, dan karyawan tetap menjaga ritme kerja mereka.
Bapak Vu Van Tien, seorang buruh bongkar muat di Pelabuhan Kontainer Internasional Hateco Hai Phong (HHIT), yang telah bekerja di shift pertama tahun ini selama lebih dari 10 tahun, mengatakan: "Anggota keluarga saya sudah terbiasa dengan jadwal kerja saya yang unik selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, segala sesuatu di rumah diatur agar sesuai dengan shift saya. Setelah kerja selesai, seluruh keluarga berkumpul bersama, menebus hari-hari yang sibuk," ujar Bapak Tien.

Pengorganisasian produksi selama liburan Tet di pelabuhan juga dipersiapkan lebih awal oleh para pemimpin bisnis. Menurut To Dinh Son, Ketua Serikat Pekerja Perusahaan Gabungan Pelabuhan Hai Phong, Tahun Baru Imlek adalah waktu di mana aktivitas impor dan ekspor meningkat secara signifikan, sehingga membutuhkan persiapan yang cermat untuk pengorganisasian produksi dan alokasi tenaga kerja. Oleh karena itu, rencana produksi dan tugas terperinci untuk Tet dikembangkan untuk memastikan kelancaran operasi dan perhatian terhadap kesejahteraan pekerja.
"Prinsip utama Pelabuhan adalah mencegah kemacetan kargo dan gangguan pada rantai pasokan, terutama di salah satu gerbang perdagangan terpenting di Utara. Bersamaan dengan itu, kami juga mengatur tenaga kerja kami dengan tepat dan memperhatikan kesejahteraan karyawan sehingga staf dan pekerja dapat bekerja dengan tenang selama liburan Tet," tegas Bapak Son.
Saat musim semi tiba, pergantian shift terus berlangsung di pelabuhan-pelabuhan pesisir. Para pekerja dengan tenang menjalankan tugas mereka, memastikan kelancaran arus barang. Menjaga ritme musim semi di pelabuhan adalah rutinitas harian bagi mereka, bagian integral dari kehidupan mereka dan perkembangan kota.
HOANG ANHSumber: https://baohaiphong.vn/giu-nhip-xuan-บน-cang-bien-535776.html









Komentar (0)