Jembatan Binh, yang membentang di atas Sungai Kinh Thay pada km 77+900 di Jalan Raya Nasional 37 dan menghubungkan komune Tran Phu dan kelurahan Le Dai Hanh ( Kota Hai Phong ), telah diusulkan untuk ditingkatkan guna memastikan jarak bebas yang memadai untuk navigasi di jalur air pedalaman Kelas II ini, sehingga memfasilitasi kelancaran arus kendaraan transportasi air, terutama tongkang kontainer.
Menurut penilaian para ahli, jarak bebas untuk navigasi di bawah Jembatan Binh saat ini hanya sekitar 50 x 7 meter, yang tidak memenuhi persyaratan untuk jalur air pedalaman Kelas II, sehingga memengaruhi kapasitas transportasi jalur air dan keselamatan struktural jembatan.

Proyek ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kapasitas transportasi barang melalui jalur air, meningkatkan konektivitas antara wilayah Delta Sungai Merah dan sistem pelabuhan, termasuk pelabuhan Lach Huyen, sekaligus mengurangi tekanan pada lalu lintas jalan raya.
Jembatan Binh, dengan panjang lebih dari 321 meter dan lebar 11 meter, dibangun pada awal tahun 1990-an dengan dua lajur untuk kendaraan bermotor. Setelah lebih dari 30 tahun beroperasi, Jembatan Binh telah menunjukkan banyak kekurangan, dengan volume lalu lintas saat ini mencapai hampir 12.400 kendaraan per hari dan malam, jauh melebihi kapasitas desain awal sebesar 3.000-6.000 kendaraan per hari dan malam. Lebar jembatan yang sempit, ditambah dengan meningkatnya jumlah truk berat dan kendaraan kontainer, seringkali menyebabkan kelebihan beban pada struktur, sehingga menimbulkan potensi risiko keselamatan lalu lintas.
Menurut proposal tersebut, proyek ini diharapkan akan dimulai pada kuartal keempat tahun 2026 dan selesai secara substansial pada tahun 2029.
Sumber: https://daibieunhandan.vn/hai-phong-de-xuat-nang-tinh-khong-cau-binh-10417598.html











Komentar (0)