
Pesawat Airbus Vietnam Airlines yang akan menjalani pembaruan perangkat lunak akan selesai sebelum pukul 07.00 pagi pada 30 November 2025 - Foto: NIA
Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam menyatakan demikian setelah memperbarui hasil dari Vietnam Airlines dan Vietjet mengenai hasil pembaruan perangkat lunak kendali komputer ELAC (kendali elevasi dan arah) pada pesawat Airbus sebelum pukul 6:59 pagi pada tanggal 30 November (waktu Vietnam).
Sebelumnya, pada pukul 23.00 tanggal 28 November (waktu Vietnam), produsen pesawat Airbus mengirimkan peringatan mendesak, Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA) mengeluarkan arahan kelaikan udara darurat (EAD) yang mengharuskan maskapai yang mengoperasikan pesawat produksi Airbus termasuk A319, A320, dan A321 untuk mengganti peralatan atau memperbarui perangkat lunak kendali komputer ELAC (kontrol elevasi dan arah) karena perangkat lunak saat ini dapat mendistorsi data ketika ada radiasi matahari intensitas tinggi.
Menurut pemberitahuan mendesak Airbus dan arahan EASA, pembaruan perangkat lunak kontrol komputer untuk pesawat di atas harus diselesaikan sebelum pukul 6:59 pagi pada tanggal 30 November 2025.
Segera setelah menerima pemberitahuan tersebut, pada malam 28 November, Direktur Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam Uong Viet Dung mengadakan pertemuan darurat dengan maskapai penerbangan Vietnam.
Menurut laporan cepat dari maskapai penerbangan pada pukul 5:30 pagi tanggal 29 November, 81 dari 169 pesawat Airbus A320 dan A321 milik Vietnam Airlines dan Vietjet diharuskan memperbarui perangkat lunak.
Maskapai penerbangan telah menerapkan pembaruan perangkat lunak ke pesawat pada malam 28 November hingga pagi hari 29 November.
Berdasarkan instruksi Airbus, sebagian besar pesawat memperbarui perangkat lunak versi L103 lama ke komputer ELAC, bukan versi L104 saat ini pada pesawat, ada 5 pesawat yang harus mengubah komputer ELAC agar kompatibel dengan perangkat lunak tersebut.
Vietnam Airlines memiliki 30 pesawat Airbus A320 dan A321 yang perlu diperbarui perangkat lunaknya, 11 di antaranya disimpan dan tidak dapat dioperasikan.
Oleh karena itu, pada tanggal 29 November, Vietnam Airlines memperbarui perangkat lunak untuk 18 pesawat di Vietnam (satu pesawat sedang dicat di luar negeri dan akan diperbarui kemudian).
Pada pukul 6:00 malam tanggal 28 November, Vietnam Airlines telah menyelesaikan pembaruan perangkat lunak untuk 14/18 pesawat dan berharap dapat menyelesaikan semuanya dalam semalam.
Dengan armada yang sebagian besar terdiri dari pesawat Airbus, Vietjet memiliki lebih banyak pesawat yang memerlukan pembaruan perangkat lunak (termasuk 5 pesawat yang perlu mengganti komputer pengendali ketinggian dan arahnya).
Untuk mendukung hal tersebut, Vietnam Airlines meminjamkan Vietjet dua perangkat yang terhubung dengan komputer guna memperbarui perangkat lunak untuk pesawat di bandara Tan Son Nhat.
Dengan kemajuan implementasi dari maskapai penerbangan, Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam menilai bahwa pembaruan perangkat lunak untuk pesawat Airbus yang terdampak akan selesai sebelum pukul 6:59 pagi pada tanggal 30 November.
Berdasarkan perintah EASA dan peringatan mendesak Airbus, pesawat yang tunduk pada pembaruan perangkat lunak hanya akan tidak layak terbang mulai pukul 7 pagi pada tanggal 30 November.
Namun, pembaruan perangkat lunak armada Airbus A320 dan A321 milik Vietnam Airlines dan Vietjet menyebabkan lebih dari 10 penerbangan masing-masing maskapai ditunda pada 29 November.
Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam menyatakan bahwa meskipun jumlah pesawat yang memerlukan pembaruan perangkat lunak sangat besar, maskapai penerbangan Vietnam telah secara proaktif mengatur penerapannya dengan semangat yang serius dan sangat bertanggung jawab tepat setelah Airbus mengeluarkan peringatan mendesak dan EASA mengeluarkan perintah.
Berdasarkan penilaian sumber daya manusia, peralatan, perkakas, dan perangkat lunak yang tersedia, maskapai penerbangan telah secara proaktif menghitung, mengatur secara ilmiah , dan mengalokasikan secara wajar antara jadwal penerbangan dan rencana penghentian pesawat untuk memastikan pemeliharaan rencana eksploitasi dan mempercepat pelaksanaan instruksi dari produsen pesawat dan EASA.
Patut dicatat bahwa selama proses implementasi, maskapai penerbangan telah menunjukkan semangat solidaritas dan saling mendukung dengan sangat efektif sesuai dengan arahan Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam.
Selama proses implementasi, akibat keadaan kahar, beberapa penerbangan terpaksa menyesuaikan jadwal mereka dari jadwal semula. Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam dan maskapai penerbangan mengucapkan terima kasih kepada para penumpang atas berbagi, pengertian, dan dukungan mereka.
Sumber: https://tuoitre.vn/hang-khong-viet-nam-se-hoan-thanh-cap-nhat-phan-mem-may-bay-airbus-truoc-thoi-han-20251129190833248.htm






Komentar (0)