Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Cita rasa Tết dalam perayaan tiga wilayah di Vietnam.

Bagi masyarakat Vietnam, perayaan Tet tetap menjadi wadah terlengkap bagi kenangan budaya, adat istiadat, dan filosofi hidup. Di dunia modern, di mana kehidupan semakin serba cepat, melestarikan perayaan Tet tradisional seperti sebuah perjalanan untuk mempertahankan "tempo yang lambat," di mana orang dapat hidup dengan kenangan dan terhubung dengan akar budaya mereka.

Báo Bắc NinhBáo Bắc Ninh14/02/2026

Di Vietnam Utara, cuaca selama Tet (Tahun Baru Imlek) biasanya dingin, sehingga hidangan Tet cenderung kaya energi dan beraroma. Wilayah ini juga telah menjadi ibu kota selama beberapa generasi, sehingga hidangan Tet sering kali disiapkan dengan teliti, memperhatikan baik penampilan maupun rasa, dengan keseimbangan antara sup dan hidangan kering, serta antara daging dan sayuran.

Bagi warga Hanoi , banh chung (kue beras ketan) adalah hidangan yang tak terpisahkan. Bersamanya ada nasi ketan dengan buah gac, sosis babi, sosis babi tumis, ayam rebus, lumpia goreng, ikan mas atau lele rebus dengan lengkuas, dan sepiring salad kohlrabi atau pepaya. Sup mie populer termasuk sup bihun dengan jeroan ayam, kaki babi rebus dengan rebung, dan sup bakso… Hidangan-hidangan ini menciptakan cita rasa khas Tet di Vietnam Utara.

Nem cong cha phuong adalah hidangan ikonik dari kuliner kerajaan Hue .

Perayaan Tet di Vietnam Tengah juga disiapkan dengan cukup teliti, tetapi memiliki ciri khas tersendiri. Masyarakat di Vietnam Tengah biasanya membuat banh tet, bukan banh chung. Selain itu, ada banh to, banh in, nem chua, dan thit giam. Di Hue, tempat banyak aspek kuliner kerajaan masih dilestarikan, perayaan Tet bahkan lebih rumit dengan hidangan seperti udang asam dan irisan daging babi, sate sapi panggang, kue udang, dan salad buah ara.

Sementara Vietnam Utara memiliki acar bawang, Vietnam Tengah memiliki acar sayuran, yang terbuat dari wortel, pepaya, dan bawang merah yang diasamkan dalam air garam dan asam. Terlepas dari bahan-bahannya yang sederhana, menyiapkan acar sayuran membutuhkan keahlian untuk mencapai kerenyahan yang tepat dan rasa yang harmonis.

Sebaliknya, perayaan Tet di Vietnam Selatan biasanya lebih sederhana, menampilkan hasil bumi yang melimpah dari wilayah sungai. Tiga hidangan yang paling khas adalah banh tet (kue beras ketan), babi rebus, dan sup pare.

Hidangan tradisional untuk Tet (Tahun Baru Vietnam) di Vietnam Selatan.

Di Vietnam Selatan, terdapat banyak jenis bánh tét, seperti bánh tét gurih, bánh tét vegetarian, dan bánh tét manis. Beberapa daerah, seperti Trà Cuôn (Trà Vinh, sekarang bagian dari Vĩnh Long), terkenal dengan pembuatan bánh tét mereka. Hidangan babi rebus dengan telur biasanya dimasak dengan santan dan disajikan dengan nasi putih dan acar sayuran. Semangkuk sup pare yang diisi daging melambangkan perpisahan dengan kesulitan tahun lama dan menantikan tahun baru yang lebih makmur.

Di daerah perkotaan, hidangan Tet juga disesuaikan agar lebih sehat, dengan lebih sedikit minyak dan lemak serta lebih banyak sayuran. Namun, terlepas dari bagaimana perubahannya, masakan Tet tradisional Vietnam tetap mempertahankan identitas uniknya, yang familiar sekaligus kaya akan makna budaya.

Bagi banyak orang yang tinggal jauh dari rumah, pulang kampung untuk merayakan Tet dan menyiapkan hidangan meriah bersama keluarga tetap menjadi pengalaman sakral, yang membantu mereka lebih menghargai nilai ikatan keluarga dan tradisi.

Sumber: https://baobacninhtv.vn/huong-vi-tet-trong-mam-co-ba-mien-postid439297.bbg


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Ikan

Ikan

Kompetisi menumbuk beras tradisional di festival budaya.

Kompetisi menumbuk beras tradisional di festival budaya.

Rasakan pengalaman Tet Vietnam (Tahun Baru Imlek)

Rasakan pengalaman Tet Vietnam (Tahun Baru Imlek)