Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Indonesia turunkan 4 pemain naturalisasi untuk perebutan medali emas SEA Games 2019 melawan Vietnam U-23

Ketua Delegasi Timnas Indonesia, Bapak Sumardji membenarkan bahwa 4 pemain naturalisasi yang saat ini bermain di luar negeri akan bergabung dengan Timnas U-23 Indonesia di SEA Games ke-33, dengan target bersaing memperebutkan medali emas bersama Timnas U-23 Vietnam dan Thailand.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên27/11/2025

U-23 Indonesia punya skuad terkuat di SEA Games 33, tapi sang bos besar rendah hati

Dalam perkembangan yang mengejutkan, Presiden Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Bapak Erick Thohir, mematok target timnas U-23 di SEA Games ke-33 hanya meraih medali perak, alih-alih harus mempertahankan medali emas seperti yang diumumkan sebelumnya.

Namun, hal itu bisa dipahami sebagai cara Bapak Erick Thohir untuk tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada pelatih Indra Sjafri dan anak asuhnya, mengingat persaingan di SEA Games 33 nanti diprediksi sangat ketat.

Indonesia tranh HCV SEA Games 33 với U.23 Việt Nam: Chính thức sử dụng 4 ngoại binh - Ảnh 1.

Marselino Ferdinan (7) resmi berlaga di SEA Games 33, bakal membawa Timnas U-23 Indonesia semakin tangguh, bersaing dengan Timnas U-23 Vietnam.

Foto: Ngoc Duong

Meski merendah Bapak Erick Thohir, belum lama ini Ketua Timnas Indonesia, Bapak Sumardji membenarkan bahwa Timnas U-23 Tanah Air sudah merampungkan negosiasi dengan klub-klub untuk resmi memiliki 4 pemain naturalisasi yang tengah bermain di luar negeri guna mengikuti SEA Games ke-33.

Mereka adalah penyerang Mauro Zijlstra (FC Volendam), gelandang Ivar Jenner (FC Utrecht), dan bek Dion Markx (TOP Oss), ketiganya berasal dari Belanda. Selain itu, penyerang bintang Marselino Ferdinan dari AS Trencin di Slovakia juga telah mengonfirmasi keikutsertaannya di timnas U-23 Indonesia.

Selain itu, timnas U-23 Indonesia juga sedang menunggu konfirmasi dua pemain Adrian Wibowo dan Tim Geypens, menurut pelatih Indra Sjafri. Namun, kemungkinan kedua pemain ini dilepas oleh klub masing-masing masih belum jelas.

Untuk saat ini, dengan hadirnya 4 pemain naturalisasi yang berkiprah di luar negeri, kekuatan Timnas U-23 Indonesia semakin bertambah signifikan, karena mereka juga memiliki beberapa pemain naturalisasi yang sudah lama berkiprah, seperti striker Jens Raven, Rafael Struick, serta pemain-pemain lokal berprestasi seperti Dony Tri Pamungkas, Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Toni Firmansyah, Hokky Caraka...

Pelatih Indra Sjafri mengatakan akan mengumumkan daftar 23 pemain Indonesia U-23 untuk SEA Games ke-33 minggu ini, sebelum tiba di Thailand pada 30 November.

Namun, menurut CNN Indonesia, situasi sepak bola putra di SEA Games ke-33 mengalami insiden besar, ketika olahraga Kamboja tiba-tiba mengumumkan pembatalan 8 cabang olahraga lagi, termasuk sepak bola.

Oleh karena itu, absennya tim U-23 Kamboja akan membuat Grup A hanya terdiri dari dua tim: U-23 Thailand (tuan rumah) dan Timor Leste. Kemungkinan besar hal ini akan mengakibatkan pengundian ulang. Namun, hingga saat ini (27 November), belum ada informasi spesifik, sehingga para tim harus menunggu perkembangan dan pengumuman dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF), serta dari Panitia Penyelenggara SEA Games ke-33.

Pada SEA Games ke-33, U.23 Indonesia tergabung di Grup C, berlaga di Kota Chiang Mai, termasuk pertandingan pembuka melawan U.23 Singapura pada 5 Desember, melawan U.23 Filipina pada 8 Desember, dan melawan U.23 Myanmar pada 12 Desember, semuanya di Stadion HUT ke-700.

U.23 Indonesia, bersama dengan U.23 Vietnam (di Grup B, sekarang disesuaikan untuk memindahkan tempat kompetisi ke Bangkok) dan U.23 Thailand, dianggap sebagai 3 kandidat paling menjanjikan untuk bersaing memperebutkan medali emas dalam sepak bola putra di SEA Games ke-33.

Sumber: https://thanhnien.vn/indonesia-su-dung-4-cau-thu-nhap-tich-tranh-hcv-sea-games-33-voi-u23-viet-nam-18525112708532286.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Pho 'terbang' 100.000 VND/mangkuk menuai kontroversi, masih ramai pengunjung
Matahari terbit yang indah di atas lautan Vietnam
Bepergian ke "Miniatur Sapa": Benamkan diri Anda dalam keindahan pegunungan dan hutan Binh Lieu yang megah dan puitis
Kedai kopi Hanoi berubah menjadi Eropa, menyemprotkan salju buatan, menarik pelanggan

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Tulisan Thailand - "kunci" untuk membuka harta karun pengetahuan selama ribuan tahun

Peristiwa terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk