![]() |
Iran tiba-tiba memboikot undian Piala Dunia 2026. |
Iran menjadi tim pertama yang mengundurkan diri dari undian fase grup Piala Dunia 2026 pekan depan di Kennedy Center. Keputusan ini muncul di tengah ketegangan akibat kegagalan AS dalam mendapatkan visa bagi lima anggota delegasi yang diperkirakan akan menghadiri acara tersebut. Yang lebih mengejutkan, Iran mengklaim Presiden FIFA Gianni Infantino telah berjanji sebaliknya.
Menurut juru bicara Amir Mehdi Alavi, federasi telah terus berkomunikasi dengan FIFA selama dua hari terakhir dan memberi tahu mereka bahwa mereka tidak akan pergi ke Washington karena "prosesnya telah menyimpang dari semangat sportivitas." Iran mengatakan keputusan terkait visa tersebut bersifat politis , bertentangan dengan komitmen FIFA sebelumnya.
Kontroversi ini semakin diperparah oleh fakta bahwa Infantino dilaporkan meyakinkan tim Iran bahwa mereka akan diakomodasi sejak pengundian hingga akhir perjalanan mereka di Piala Dunia. Namun, saat ini, belum ada jaminan bahwa delegasi, termasuk kepala keamanan dan CEO, yang harus menghadiri lokakarya wajib, akan menerima visa yang memadai.
Iran lolos ke Piala Dunia 2026 pada bulan Maret dan berada di Pot 2. Ketiadaan perwakilan dalam undian tidak memengaruhi posisi mereka di turnamen, tetapi menciptakan tekanan baru bagi FIFA dalam konteks isu politik dan diplomatik yang terus menyusup ke dunia sepak bola.
Presiden Federasi Iran, Mehdi Taj, juga meminta FIFA untuk "menekan pihak AS agar menghentikan tindakan politiknya." Sementara itu, FIFA menyatakan "memantau situasi secara serius."
Dengan ketegangan yang belum terselesaikan, undian Piala Dunia 2026 mengambil lapisan makna baru, di mana cerita di luar lapangan tiba-tiba membayangi sepak bola.
Sumber: https://znews.vn/iran-bat-ngo-tay-chay-le-boc-tham-world-cup-2026-post1606736.html







Komentar (0)