Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat Vietnam terhadap biaya operasional dan tren "penghijauan" transportasi, namun infrastruktur stasiun pengisian daya masih belum populer, SUV hibrida plug-in (PHEV) menjadi pilihan yang seimbang – ekonomis sekaligus praktis. Dan Jaecoo J7 SHS muncul sebagai representasi yang khas, terbukti dari pengalaman nyata pelanggan setelah satu tahun penggunaan.
“8.000 km hanya diisi ulang 5 kali”
Soal efisiensi , Bapak Nguyen Ngoc Minh Duc adalah bukti paling jelas. Sejak memiliki Jaecoo J7 SHS, ia telah menempuh jarak lebih dari 8.000 km, tetapi hanya mengisi bensin 5 kali—angka yang bahkan mengejutkannya sendiri. "Setiap hari saya pergi bekerja hampir 100 km, tetapi hampir tidak menggunakan bensin, karena mobil listrik murni dapat menempuh jarak 85-130 km sekali pengisian daya, tergantung kondisi," ujarnya. Yang paling ia sukai adalah tidak perlu khawatir tentang stasiun pengisian daya. "Saat bepergian jauh, cukup isi bensin dan berkendara, tanpa perlu khawatir ada pengisi daya di jalan atau tidak. Namun, saat berkendara di dalam kota, mobil ini sepenuhnya menggunakan listrik. Sangat irit... sungguh luar biasa. Atau bisa disebut mobil listrik tanpa pengisian daya."

Selama hari-hari panas 38 derajat di Saigon, ia sering menyalakan AC dan tidur siang di mobil. "Saya duduk di dalam mobil yang sejuk sepanjang hari dan baterainya masih tersisa. Ibu saya bercanda: 'Mobilnya keren banget, senyaman kamar mini dengan kursi pijat.' Saat itu, saya tahu saya telah membeli mobil yang tepat."
Ketika teknologi menjadi pengalaman hidup yang canggih dengan J7 SHS
Pak Minh Duc sangat menyukai berkemah, dan J7 SHS telah menjadi "asisten yang handal" dalam arti sebenarnya. Berkat daya maksimum 3000W, keluarganya dapat menggunakan: AC portabel, pemanggang, lampu, peralatan luar ruangan... sepanjang malam tanpa khawatir kehabisan daya. "Berkemah dengan J7 benar-benar pengalaman yang berbeda. Mobil ini dapat membawa banyak barang dan menyediakan energi seperti generator, tetapi jauh lebih lancar dan aman." Mobil ini memiliki kapasitas 5 penumpang, tetapi kompartemen bagasinya selebar SUV 7 penumpang, sehingga pengalaman berkemah menjadi lebih lengkap. Di malam yang dingin, seluruh keluarga tidur di dalam mobil dengan AC menyala rendah - hangat, aman, dan sangat nyaman.
"Pergi jauh tanpa memikirkan stasiun pengisian daya"
Bapak La Van Huan ( Da Nang ), yang rutin bepergian antara Da Nang dan Hue, berbagi: “Saya berkendara lebih dari 1.200 km per bulan. Jika saya mengendarai kendaraan listrik, saya harus menghitung setiap titik pengisian daya. Namun, dengan J7 SHS, hal ini tidak terjadi. Saya berkendara dengan listrik di dalam kota, dan mengisi bahan bakar di provinsi. Konsumsi bahan bakar rata-rata saya hanya sekitar 4 liter/100 km – jauh lebih rendah daripada SUV berbahan bakar bensin lama.” Ia menganggap J7 SHS sebagai “solusi cerdas di masa transisi” – ketika Vietnam beralih ke mobil ramah lingkungan, tetapi infrastrukturnya belum sinkron.

Teknologi Super Hybrid System (SHS)
Berbeda dengan sistem hibrida tradisional yang mengandalkan mesin bensin sebagai penggerak utamanya, teknologi Super Hybrid System (SHS) yang terpasang pada Jaecoo J7 SHS mengalihkan kendali sepenuhnya kepada motor listrik. Kendaraan ini beroperasi dengan mulus, menghadirkan pengalaman berkendara listrik yang bertenaga, sementara mesin bensinnya bertindak sebagai generator, hanya menyala ketika baterai perlu diisi ulang. Berkat mekanisme tersebut, J7 SHS dapat beroperasi hampir sepanjang waktu dalam mode listrik murni tanpa memerlukan pengisi daya eksternal—sesuai definisi "kendaraan listrik tanpa pengisian daya".

Tak hanya memiliki struktur cerdas, sistem SHS juga mengintegrasikan manajemen energi aktif dan mode hemat daya cerdas ketika kapasitas baterai (SOC) di bawah 25%, membantu baterai tetap terjaga pada tingkat kecukupan tanpa meningkatkan konsumsi bahan bakar. Khususnya, hasil uji coba "Super Hybrid Marathon" di berbagai negara—termasuk Vietnam—menunjukkan bahwa Jaecoo J7 PHEV (SHS) mampu menempuh jarak lebih dari 1.600 km hanya dengan satu tangki bensin dan satu kali pengisian daya penuh. Hal ini bukan lagi prestasi laboratorium, melainkan kemampuan yang telah terbukti secara praktis.
Kisah Bapak Minh Duc dan Bapak Hoang Trung Kien merupakan dua kisah khas yang menegaskan: J7 SHS sungguh ekonomis: bertenaga dan halus seperti mobil listrik, tidak bergantung pada stasiun pengisian daya, biaya operasional lebih rendah daripada SUV berbahan bakar bensin; keduanya ekonomis sekaligus menghadirkan pengalaman hidup yang canggih. Dalam konteks transisi ramah lingkungan di Vietnam namun infrastruktur pengisian daya terbatas, Jaecoo J7 SHS menjadi pilihan paling cerdas bagi pelanggan.
Sumber: https://khoahocdoisong.vn/khach-hang-noi-gi-ve-omoda-jaecoo-sau-1-nam-trai-nghiem-j7-shs-post2149072503.html






Komentar (0)