
Mark Sebowski (dari AS) sedang menikmati perjalanan panjang di Vietnam. Ia mengunjungi banyak destinasi terkenal seperti Hanoi, Kota Ho Chi Minh, Ninh Binh, Da Nang, Hoi An ( Quang Nam ), Ha Long (Quang Ninh)...
Di kanal YouTube pribadinya, turis Barat ini mengunggah video tentang pengalaman aslinya di Vietnam dan memperkenalkan kepada semua orang cara bepergian dengan biaya terjangkau sambil tetap menikmati liburan sebanyak mungkin.
“Setiap orang punya ekspektasi berbeda tentang bepergian, tapi penting untuk memahami apa yang Anda butuhkan dan apa yang membuat Anda bahagia,” tulis Mark.
Seorang turis pria Amerika berkomentar bahwa Vietnam adalah "surga kuliner", destinasi yang tepat bagi mereka yang ingin menemukan makanan lezat. Hidangan di sini tidak hanya beragam rasa tetapi juga harganya terjangkau.
Menurut Mark, untuk menikmati pengalaman kuliner yang menyenangkan di Vietnam, pengunjung dapat memperhatikan hal-hal berikut. Ini juga merupakan aturan yang sering ia terapkan untuk menemukan tempat makan yang lezat dan murah di setiap daerah.
Pertama, Mark berpikir bahwa restoran yang sering dikunjungi oleh banyak wisatawan Barat dan memiliki menu yang dicetak dalam bahasa Inggris seringkali lebih mahal tetapi "sesuai dengan selera umum wisatawan internasional."
Menurut pendapat pribadinya, restoran yang banyak dikunjungi penduduk lokal kerap menghadirkan pengalaman menarik bagi wisatawan, seperti perbedaan rasa hidangan dan juga harga.

Kedua, menurut Mark, datang lebih awal atau terlambat untuk mendapatkan hidangan paling segar juga merupakan masalah yang sering dihadapi tamu asing saat menikmati kuliner di Vietnam.
Pelanggan lansia tersebut menyarankan untuk datang ke restoran selama jam sibuk, meskipun mungkin akan ada antrean panjang karena banyaknya pelanggan. Misalnya, makan siang di Vietnam biasanya disajikan dari pukul 11.00 hingga 13.00, dan makan malam dari pukul 18.00 hingga 20.00.
"Kalau datang terlalu malam, beberapa restoran mungkin sudah kehabisan hidangan terbaik mereka, dan kalau datang terlalu pagi, mereka mungkin belum siap buka. Jadi, waktu juga merupakan faktor penting untuk mendapatkan pengalaman kuliner terbaik di sini," ujar Mark.
Hal ketiga yang ia pelajari dari pengalaman praktisnya sendiri adalah untuk selalu bersedia mencoba makanan lokal agar tidak menyesal. Setiap daerah di Vietnam memiliki makanan khas yang berbeda.
Mark menyarankan agar wisatawan dapat menikmati bun cha di Hanoi, com tam di Kota Ho Chi Minh, dll. dan menyarankan semua orang untuk berani membumbui rempah-rempah dan bahan-bahan seperti penduduk setempat agar dapat merasakan cita rasa lezat setiap hidangan.
Selain catatan di atas, tamu Barat itu juga menyarankan teman-temannya untuk tidak takut pergi ke restoran yang hanya menyediakan menu Vietnam.
Kantor Pusat (menurut Vietnamnet)[iklan_2]
Sumber: https://baohaiduong.vn/khach-tay-mach-meo-tim-quan-ngon-re-o-viet-nam-trai-nghiem-nhu-nguoi-ban-dia-395914.html







Komentar (0)