![]() |
Presiden Frank-Walter Steinmeier secara pribadi menganugerahi mantan gelandang Real Madrid tersebut dengan penghargaan Knight's Cross of the Order of Merit of the Federal Republic of Germany, sebagai pengakuan atas kariernya yang luar biasa dan pengaruhnya yang abadi.
Upacara ini merupakan upacara langka yang digelar tepat di stadion kandang Real Madrid, dihadiri oleh Presiden Florentino Perez, pelatih Xabi Alonso, bintang-bintang seperti Valverde, Rüdiger, Däbritz, Frohms, dan banyak legenda termasuk Roberto Carlos, Arbeloa, dan Solari. Presiden Perez membuka upacara dengan penghormatan yang mengharukan, menegaskan bahwa Kroos meninggalkan "salah satu warisan terpenting dalam periode tersukses Real Madrid".
Kroos menanggapi dengan pernyataan yang lembut namun mendalam. Ia mengatakan penghargaan itu terasa lebih istimewa karena diberikan di Bernabéu—tempat ia menghabiskan satu dekade dan mengalami momen-momen terbaik dalam kariernya. Mantan gelandang Jerman ini akan gantung sepatu pada tahun 2024 setelah berkontribusi dalam dua gelar Liga Champions dan La Liga, mengakhiri perjalanan gemilang selama 10 tahun.
Presiden Steinmeier juga memberikan komentar keras kepada Kroos, menyebutnya sebagai "legenda hidup" dan salah satu tokoh terpenting dalam olahraga Jerman. Ia menilai Kroos tidak hanya luar biasa karena prestasinya di lapangan, tetapi juga karena ketenangan, kepemimpinan, dan karakternya yang patut dicontoh. Di mata sang pemimpin Jerman, Kroos adalah "jantung tim" dan sekaligus simbol hubungan yang kuat antara Jerman dan Spanyol.
Upacara di Bernabeu oleh karena itu tidak hanya merupakan pengakuan atas gelar yang telah dimenangkan Kroos, tetapi juga penghormatan kepada gaya bermain, pola pikir, dan kepribadian yang telah menjadikannya salah satu gelandang terhebat dalam sepak bola modern.
Sumber: https://znews.vn/kroos-duoc-vinh-danh-post1606123.html







Komentar (0)