
Pada tanggal 27 November, Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup mengatakan pagi ini, saat kunjungan dan rapat kerja di Cina, Kementerian telah menandatangani Protokol tentang ekspor nangka segar dari Vietnam ke Cina.
Oleh karena itu, pagi ini, Menteri Tran Duc Thang dan sejumlah pimpinan unit di bawah Kementerian melakukan rapat kerja dengan Badan Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok (GACC).
Membuka sesi kerja, Wakil Direktur Jenderal Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok Zhao Zenglian menekankan bahwa kunjungan Menteri Tran Duc Thang dan delegasi Kementerian untuk bekerja sama dengan mitra Tiongkok kali ini menunjukkan kerja sama yang efektif antara kedua negara, termasuk kerja sama antara Kementerian dan Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok.
"Saya yakin setelah kunjungan kerja Menteri ini, hubungan kerja sama kedua belah pihak akan semakin erat, terutama hubungan ekonomi , sosial, dan perdagangan dua arah," tegas Bapak Trieu Tang Lien.
Mengutip pandangan di atas, Bapak Trieu Tang Lien mengatakan bahwa perdagangan produk pertanian Perdagangan dua arah pada tahun 2025 memiliki banyak titik terang. Hingga akhir Oktober 2025, Tiongkok telah mengimpor produk pertanian senilai 8,7 miliar dolar AS dari Vietnam.
Menurut Bapak Lien, hasil di atas menunjukkan kerja sama yang erat antara kedua belah pihak, serta dukungan dan koneksi Kedutaan Besar Vietnam di Tiongkok. Beliau juga menegaskan bahwa Tiongkok selalu mengutamakan perdagangan dengan Vietnam dan siap membuka pintunya bagi produk pertanian berkualitas dari Vietnam.
"Tahun ini, kami telah menandatangani empat protokol tentang ekspor cabai, markisa, dedak padi, dan sarang burung walet mentah.
"Hari ini, kami akan menandatangani Protokol Ekspor Nangka Segar dari Vietnam ke Tiongkok, yang akan menciptakan momentum baru dalam pengembangan perdagangan pertanian antara kedua negara," tegas Bapak Trieu Tang Lien.

Menteri Tran Duc Thang mengungkapkan kegembiraannya saat bekerja sama dengan Departemen Umum Bea Cukai Tiongkok dan menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara kedua belah pihak telah diperkuat belakangan ini.
Menurut Tn. Thang, para pemimpin Partai dan Negara Vietnam selalu memperhatikan penguatan dan peningkatan kerja sama dengan Tiongkok di semua bidang, terutama kerja sama pertanian dan lingkungan.
Dengan angka-angka perputaran perdagangan dua arah akhir-akhir ini, Tn. Tran Duc Thang menegaskan bahwa China merupakan pasar impor-ekspor yang sangat penting bagi Vietnam.
Dari sudut pandang Kementerian, Tn. Thang mengatakan bahwa kerja sama dengan Tiongkok di bidang terkait industri perlu lebih diperhatikan dan dipromosikan di masa mendatang.
Bapak Thang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Departemen Umum Bea Cukai Tiongkok atas koordinasi dan fasilitasi mereka dalam penandatanganan Protokol ekspor nangka segar hari ini.
Dalam rangka sesi kerja tersebut, kedua belah pihak juga saling bertukar beberapa konten profesional tambahan terkait impor dan ekspor produk pertanian, kehutanan, dan perikanan antara kedua negara.
Sumber: https://baoquangninh.vn/ky-nghi-dinh-thu-xuat-khau-mit-tuoi-sang-trung-quoc-3386318.html






Komentar (0)