Mendukung pencernaan
Daun pohon ara berbulu (Paederia foetida) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di banyak negara Asia. Tanaman ini umumnya digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu pencernaan, mengurangi kembung dan sakit perut, menurut The Times of India .
Studi yang dipublikasikan dalam basis data National Center for Biotechnology Information (NCBI) di AS juga mencatat bahwa daun jambu biji memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi, yang dapat membantu memperbaiki gangguan pencernaan.
Profesor Anupam Chatterjee, seorang ahli gastroenterologi di India, mengatakan bahwa banyak ramuan tradisional seperti daun jambu biji dapat mendukung mikrobioma usus, tetapi penelitian klinis lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitasnya.

Daun mugwort sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu pencernaan, mengurangi kembung, dan meredakan sakit perut.
Foto: TXC
Kaya akan antioksidan
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah MDPI (Swiss), daun pohon quince Cina mengandung flavonoid, polifenol, dan senyawa bioaktif dengan sifat antioksidan yang kuat. Dr. Rashmi Gupta, seorang ahli gizi di India, mengatakan bahwa antioksidan ini dapat membantu mengurangi peradangan, melindungi sel, dan berkontribusi pada pengurangan risiko penyakit kronis.
Beberapa penelitian eksperimental juga mencatat bahwa daun pohon ara berbulu dapat memengaruhi metabolisme glukosa dan lipid dalam tubuh.
Meskipun belum ada cukup bukti pada manusia, para ilmuwan percaya bahwa ini mungkin terkait dengan kombinasi sifat antioksidan, antiinflamasi, dan pengaturan enzim metabolisme.
Ini juga merupakan bidang penelitian yang menarik perhatian, mengingat meningkatnya prevalensi penyakit metabolik seperti diabetes dan dislipidemia.
Gunakan dengan hati-hati.
Terlepas dari potensinya, para ahli menekankan bahwa sebagian besar penelitian tentang daun pohon ara berbulu masih dalam tahap praklinis.
Tidak ada satu pun makanan yang dapat menggantikan peran diet seimbang dan gaya hidup sehat. Selain itu, mengonsumsi makanan mentah tanpa kebersihan yang memadai dapat membuat konsumen terpapar infeksi bakteri atau parasit. Konsumsi berlebihan juga dapat menyebabkan iritasi pencernaan, menurut Harvard Health Publishing (AS).
Para ahli menyarankan:
- Gunakan daun jambu biji sebagai suplemen makanan, bukan pengganti obat. Dokter Rashmi Gupta merekomendasikan mengonsumsi 1-2 lembar daun jambu biji setiap hari, dicampurkan ke dalam makanan.
- Cuci bersih dan rendam hingga benar-benar basah sebelum dimakan mentah.
- Jangan digunakan secara berlebihan atau menggunakan dosis tinggi dalam jangka waktu lama.
- Orang yang mengalami masalah pencernaan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Penelitian dari India dan internasional menunjukkan bahwa daun pohon ara berbulu, sayuran umum, mengandung banyak senyawa bermanfaat untuk pencernaan, antioksidan, dan kesehatan secara keseluruhan. Namun, penggunaannya harus wajar untuk memastikan keamanannya.
Sumber: https://thanhnien.vn/la-mo-long-co-loi-ich-gi-cho-suc-khoe-185260405083217002.htm









Komentar (0)