Popularitas laptop 2-in-1 meningkat pesat berkat peluncuran Windows 8, yang mendorong penggunaan jenis perangkat ini. Meskipun konsep laptop 2-in-1 menawarkan kemudahan, industri kini secara bertahap beralih dari format 2-in-1. Alasan utamanya adalah tablet semakin terjangkau, sementara aplikasi PC masih belum dioptimalkan untuk layar sentuh.

Permintaan akan laptop 2-in-1 sedang menurun.
FOTO: RTINGS
Meskipun layar sentuh pada laptop menawarkan beberapa keunggulan, seperti penjelajahan dokumen yang lebih cepat, harga laptop 2-in-1 yang tinggi membuatnya kurang menarik dibandingkan dengan membeli laptop dan tablet secara terpisah.
Meskipun laptop memiliki layar sentuh, fitur ini sering dianggap sebagai nilai tambah daripada faktor penentu saat membeli. Oleh karena itu, jika Anda mencari laptop baru, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk mengesampingkan model 2-in-1 karena Anda mungkin membayar untuk fitur yang tidak akan pernah Anda gunakan.
Faktor-faktor yang membuat laptop 2-in-1 kurang menarik
Sejak iPad pertama diluncurkan pada tahun 2010, tablet telah mengubah cara kita mendekati komputasi mobile. Layar sentuh membuat navigasi aplikasi dan dokumen jauh lebih mudah daripada trackpad yang tidak stabil pada laptop saat itu. Namun, selama dekade terakhir, daya tarik iPad telah menurun secara signifikan karena pasar dengan lebih banyak merek dan titik harga. Misalnya, sementara iPad 16GB Wi-Fi + 3G berharga $629, pengguna dapat membeli tablet Samsung Galaxy dengan spesifikasi lebih baik dengan harga kurang dari setengahnya.
Selain itu, meskipun harga bukan faktor penentu, aplikasi PC saat ini tidak lagi dirancang secara optimal untuk layar sentuh. Berbeda dengan preferensi layar sentuh pada Windows 8, Windows 11 telah menempatkan fitur ini sebagai pertimbangan sekunder. Sebagian besar aplikasi Windows saat ini tidak dioptimalkan untuk layar sentuh, sementara trackpad atau mouse USB tetap menjadi pilihan yang lebih nyaman.
Meskipun perangkat Apple menawarkan dukungan antarmuka hibrida yang lebih baik daripada Windows, jika pengguna menginginkan fleksibilitas optimal, membeli MacBook dan iPad Mini secara terpisah mungkin merupakan pilihan yang lebih masuk akal daripada berinvestasi pada perangkat 2-in-1 yang tidak memenuhi kedua fungsi tersebut.
Sumber: https://thanhnien.vn/laptop-2-in-1-dang-dan-mat-suc-hut-185260506085852343.htm











Komentar (0)