Namun, para ahli telah memperingatkan bahwa kabel USB-C magnetik dapat merusak perangkat pengguna secara serius, terutama perangkat mahal seperti laptop.

Jangan biarkan kemudahan kabel USB-C magnetik merusak perangkat Anda.
FOTO: KEUTEK
Kabel USB-C magnetik menggunakan konektor magnetik untuk menghubungkan ke perangkat seperti ponsel dan tablet. Meskipun membantu pengguna menghindari kabel pengisi daya yang kusut, potensi risikonya cukup signifikan. Jika tidak dilepas dengan benar, kabel ini dapat menyebabkan lonjakan tegangan besar yang mengakibatkan kerusakan pada komponen internal perangkat. Ini adalah pengalaman yang baru-baru ini dibagikan oleh seorang pengguna Reddit yang perangkatnya rusak karena menggunakan kabel USB-C magnetik yang tidak bersertifikasi.
Kabel USB-C magnetik dapat menyebabkan kehilangan data pada perangkat Anda.
Selain itu, kabel USB-C magnetik juga dapat menyebabkan kehilangan data selama transmisi karena ketidakstabilannya. Risiko ini semakin meningkat karena pengisi daya magnetik dapat menarik serpihan logam, menyebabkan korsleting dan merusak perangkat.
Meskipun kabel USB-C magnetik memiliki desain yang ramping dan praktis, penggunaannya dapat menyebabkan kerusakan permanen pada konektor. Para ahli merekomendasikan pengguna untuk memilih kabel USB-C biasa, terutama yang bersertifikasi, untuk memastikan keamanan perangkat mereka.
Jika Anda mencari pengisian daya yang praktis, pertimbangkan untuk menggunakan pengisi daya nirkabel magnetik Qi2 atau power bank yang kompatibel. Pilihan ini umumnya dianggap lebih aman, menghindari potensi risiko yang terkait dengan kabel USB-C magnetik.
Sumber: https://thanhnien.vn/loai-cap-usb-c-nguoi-dung-nen-tranh-xa-185260306083425426.htm











Komentar (0)