Trigliserida adalah jenis lemak dalam darah yang terkait erat dengan kesehatan kardiovaskular. Ketika kadarnya tinggi, risiko penyakit kardiovaskular atau stroke juga meningkat. Menurut para ahli nutrisi, makanan memainkan peran penting dalam mengendalikan kadar trigliserida dalam darah.

"Teh hijau adalah pilihan yang paling terbukti secara ilmiah untuk menurunkan trigliserida karena mengandung senyawa alami yang disebut katekin," kata ahli nutrisi Amerika, Whitney Stuart.

Memberikan sifat antioksidan.

Menurut para ahli, teh hijau membantu mengurangi stres oksidatif – suatu kondisi yang dapat merusak sel dan memengaruhi metabolisme lemak tubuh. Antioksidan seperti EGCG dalam teh hijau dapat menetralkan molekul berbahaya yang terkait dengan peningkatan trigliserida.

EGCG juga diyakini mendukung aktivitas enzim pelindung seperti superoksida dismutase (SOD). Oleh karena itu, teh hijau tidak hanya berkontribusi dalam menjaga kadar trigliserida yang sehat tetapi juga mendukung kesehatan kardiovaskular, membatasi kerusakan arteri dan peradangan.

teh hijau.jpg
Teh hijau memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar lemak darah. Foto: Ban Mai