
Miliarder Forrest Li (kanan) bertekad membawa kembali kegembiraan dan kebanggaan bagi sepak bola Singapura - Foto: Straits Times
Baru-baru ini, kandidat Darwin Jalil (saat ini wakil presiden Balestier Khalsa Club) mengirimkan pengaduan kepada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) yang mengecam penyimpangan yang terjadi selama proses persiapan pemilu.
Tim kampanye Darwin Jalil disebut "Football First" dan beranggotakan sembilan orang. Darwin Jalil mencalonkan diri sebagai presiden FAS, sementara rekannya, Neo Gim Chye, mengincar posisi wakil presiden. Semua bermula ketika panitia pemilihan FAS mendiskualifikasi tim Darwin Jalil dari pemilihan dengan alasan "tidak memenuhi syarat" untuk berpartisipasi dalam pemilihan mendatang pada 28 April.
Secara khusus, panitia pemilihan FAS menyatakan bahwa Neo Gim Chye tidak memenuhi persyaratan piagam FAS. Oleh karena itu, tim Bapak Darwin Jalil didiskualifikasi. Bapak Darwin Jalil menegaskan bahwa alasan ini tidak tepat dan memutuskan untuk meminta FIFA turun tangan.
Pemberhentian Tuan Darwin Jalil berarti bahwa miliarder teknologi dan ketua Lion City Sailors Club, Tuan Forrest Li, akan menjadi ketua FAS yang baru untuk masa jabatan 2025-2029 karena tidak adanya saingan.
Namun kemudian, Bapak Darwin Jalil merinci serangkaian peristiwa yang menurutnya "mengungkap kejanggalan dalam proses pemilu." Bapak Darwin Jalil menyerahkan rincian ini kepada FIFA.
"Meskipun batas waktu pemilu telah lewat, kami masih menunggu keadilan ditegakkan. Ini karena kami merasa pencoretan kami dari daftar pemilih tidak adil," ujar Darwin Jalil kepada Straits Times (Singapura).
Sementara itu, Bapak Forrest Li tidak berkomentar mengenai kontroversi ini, tetapi hanya berbagi tentang tujuannya ke depan untuk sepak bola Singapura. Bapak Forrest Li berkata: "Sepak bola lebih dari sekadar olahraga . Sepak bola adalah kekuatan besar untuk mengangkat dan menyatukan masyarakat. Sebagai presiden asosiasi, misi saya adalah mengembalikan kegembiraan dan kebanggaan bagi sepak bola Singapura."
Sumber: https://tuoitre.vn/lum-xum-bau-cu-chu-tich-hiep-hoi-bong-da-singapore-20250420104617664.htm






Komentar (0)