Mainoo jarang digunakan di MU. |
Menurut Tutto Juve , Juventus memandang Mainoo sebagai calon kloningan Paul Pogba. Sang "Si Nyonya Tua" mengubah skenario ke arah yang menguntungkan, setelah mendatangkan Pogba dari Old Trafford ke Turin pada usia 19 tahun dan kemudian menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia sebelum bereuni dengan MU seharga 89 juta pound.
Di Old Trafford, manajemen mengapresiasi bakat Mainoo, tetapi minimnya kesempatan bermain membuat pemain muda tersebut tidak puas. Oleh karena itu, banyak klub Eropa menginginkan Mainoo. Khususnya, Juventus yakin mereka bisa mendapatkannya paling cepat Januari 2026 jika MU terus melupakan pemain yang telah 10 kali membela Inggris tersebut.
Mainoo dikabarkan telah meminta untuk hengkang demi mencari peluang. Namun, pelatih Amorim menegaskan bahwa semua keputusan di bursa transfer musim dingin hanya boleh diambil berdasarkan kepentingan tim. Ia mengakui bahwa anak didiknya kecewa dengan semakin dekatnya Piala Dunia 2026, tetapi menekankan bahwa MU adalah prioritas utama.
Meskipun digadang-gadang sebagai masa depan lini tengah Setan Merah, Mainoo baru bermain 170 menit di Liga Primer musim ini. Keputusan Amorim terkait pemain-pemainnya juga menunjukkan bahwa posisinya belum pasti.
Kekalahan 1-0 dari Everton pada 25 November menambah tekanan bagi United. Karena tim hanya bermain satu pertandingan seminggu, kesempatan rotasi Amorim terbatas, yang berarti masa depan Mainoo masih belum pasti. Dan jika Juventus benar-benar bertekad, bursa transfer pertengahan musim akan menjadi waktu di mana Mainoo akan dipaksa untuk membuat pilihan.
Sumber: https://znews.vn/mainoo-co-the-tro-thanh-pogba-thu-2-post1605932.html






Komentar (0)