Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Membuka jalan untuk menaklukkan pasar Halal.

(PLVN) - Pasar Halal global mengalami pertumbuhan yang kuat, mencapai triliunan USD, membuka peluang besar bagi negara-negara pengekspor produk pertanian, makanan, dan barang konsumsi. Dengan bahan baku yang melimpah, kapasitas produksi ekspor yang terbukti, dan lokasi strategis di kawasan ASEAN, Vietnam dianggap memiliki banyak peluang untuk berpartisipasi lebih dalam dalam rantai pasokan Halal global.

Báo Pháp Luật Việt NamBáo Pháp Luật Việt Nam19/05/2026

Pasar halal masih memiliki potensi yang sangat besar.

Halal bukan lagi pasar khusus untuk komunitas Muslim, tetapi telah menjadi tren konsumen global. Pasar Halal diproyeksikan mencapai sekitar US$10 triliun pada tahun 2034. Dengan banyaknya negara mayoritas Muslim yang juga menjadi mitra dalam perjanjian perdagangan bebas yang diikuti Vietnam, bisnis Vietnam menghadapi peluang besar untuk memperluas pasar ekspor mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak bisnis dan koperasi Vietnam secara proaktif melakukan survei langsung di negara-negara Muslim untuk memahami kebutuhan dan kebiasaan konsumen guna memilih produk yang sesuai. Hingga saat ini, Vietnam telah menandatangani 18 Nota Kesepahaman (MOU) tentang Halal, mendirikan Pusat Sertifikasi Halal Nasional, dan mengembangkan 7 standar Halal nasional, menciptakan fondasi penting bagi pengembangan pasar ini.

Menurut Bapak Vu Ba Phu, Direktur Departemen Promosi Perdagangan ( Kementerian Perindustrian dan Perdagangan ), omzet perdagangan antara Vietnam dan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam diperkirakan akan mencapai sekitar US$24,7 miliar pada tahun 2025, dengan ekspor mencapai sekitar US$10,9 miliar. Banyak organisasi memperkirakan bahwa potensi ekspor Vietnam ke pasar Halal dapat mencapai sekitar US$34 miliar dalam waktu dekat. Namun, ekspor produk Halal saat ini hanya mencapai sekitar US$700 juta, setara dengan sekitar 2% dari potensi tersebut.

Menurut Bapak Phu, hal ini menunjukkan bahwa masih ada potensi besar untuk pengembangan, tetapi juga mencerminkan banyak kesulitan yang perlu segera diatasi, terutama persyaratan standar, sertifikasi, dan pembangunan rantai produksi yang sesuai dengan peraturan Halal. Meskipun demikian, pada kenyataannya, beberapa bisnis telah mendekati pasar Halal secara strategis dan mencapai hasil positif. Misalnya, F&G Vietnam, setelah menerima sertifikasi Halal pada tahun 2018, telah membangun basis pelanggan yang stabil dengan tingkat loyalitas yang tinggi. Sementara itu, Vinamilk juga dianggap sebagai contoh utama investasi sistematis di pasar ini, dengan Timur Tengah saat ini menyumbang sebagian besar pendapatan ekspor perusahaan.

Kesempatan untuk mengubah potensi menjadi kenyataan.

Bapak Bui Nguyen Anh Tuan, Wakil Direktur Departemen Manajemen dan Pengembangan Pasar Dalam Negeri (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan), menyatakan bahwa Vietnam memiliki fondasi yang menguntungkan untuk mengembangkan pasar Halal. Pada tahun 2025, ekspor produk pertanian, kehutanan, dan perikanan Vietnam diproyeksikan mencapai lebih dari US$70 miliar, meningkat 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Banyak produk utama seperti beras, kopi, kacang mete, lada, buah-buahan dan sayuran, makanan laut, makanan olahan, dan minuman non-alkohol berpotensi untuk dikembangkan sesuai standar Halal jika distandarisasi dengan benar. Selain keunggulan bahan baku, banyak bisnis Vietnam sudah terbiasa dengan standar internasional yang ketat seperti HACCP, ISO, BRC, GlobalG.AP, ASC, BAP, EU, dan FDA. Oleh karena itu, dengan peta jalan yang sesuai, integrasi persyaratan Halal dianggap layak.

Menurut Bapak Tuan, pada periode 2026-2030, UEA dapat menjadi "batu loncatan strategis" untuk produk Halal Vietnam setelah Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Vietnam-UEA (CEPA) mulai berlaku. Hal ini akan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi Vietnam untuk menyelenggarakan delegasi promosi perdagangan khusus, membangun ruang pamer produk Halal, menguji gudang transit, dan terhubung dengan sistem ritel, hotel, maskapai penerbangan, dan distributor makanan di Dubai dan Abu Dhabi.

“Dengan program Go Global 2026-2030, Proyek Halal hingga tahun 2030, bersama dengan sistem sertifikasi dan perjanjian perdagangan yang telah ditandatangani, Vietnam memiliki fondasi penting untuk bertransisi dari “potensi Halal” menjadi “kapasitas Halal yang sebenarnya.” Jika diorganisir dengan baik, Halal tidak hanya akan membuka peluang untuk produk pertanian, makanan, dan pariwisata, tetapi juga dapat berkembang ke bidang logistik, teknologi, kosmetik, tanaman obat, dan banyak sektor jasa lainnya, sehingga secara bertahap menjadikan Vietnam sebagai mata rantai yang andal dalam rantai pasokan Halal global,” kata Bapak Tuan.

Sumber: https://baophapluat.vn/mo-duong-chinh-phuc-thi-truong-halal.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Hào khí Thăng Long

Hào khí Thăng Long

Matahari kebenaran bersinar menembus hati.

Matahari kebenaran bersinar menembus hati.

Jalan Phan Dinh Phung

Jalan Phan Dinh Phung