![]() |
| Anggota berpartisipasi dalam membersihkan lingkungan pada akhir pekan. |
Kesadaran dari setiap anggota
Selama gerakan Minggu Hijau, Ibu Le Thi Yen, anggota Perkumpulan Perempuan Thanh Thuy Chanh, adalah salah satu yang pertama tiba. Pekerjaan bersih-bersih per jamnya untuk para tamu sudah sangat padat, dan setelah banjir, pekerjaan itu menjadi lebih padat lagi. Namun, di akhir pekan, beliau tidak ragu untuk mengesampingkan pekerjaan pribadinya dan bergabung dengan para perempuan dalam kegiatan bersih-bersih umum.
"Semua orang bekerja keras, tetapi melihat jalanan yang bersih dan lingkungan permukiman yang sejuk membuat saya bahagia. Setiap orang berkontribusi sedikit agar desa ini benar-benar pulih pascabanjir," ujar Ibu Yen. Semangat kesukarelawanan dan solidaritas itu telah menjadi bagian tak terpisahkan bagi warga Thanh Thuy, tidak hanya di hari-hari pascabanjir, tetapi juga telah menjadi kebiasaan.
Setiap musim banjir, banyak sekali sampah dan lumpur yang tertinggal. Bersama dinas dan organisasi lain, perempuan menjadi salah satu pelopor yang hadir sejak awal, gigih membersihkan setiap lingkungan.
Tak hanya berhenti pada kegiatan bersih-bersih, Persatuan Wanita Kecamatan juga aktif menyosialisasikan pencegahan dan penanggulangan penyakit pasca banjir, dengan memberikan arahan kepada para wanita untuk membuang sampah pada tempatnya guna mencegah pencemaran lingkungan.
Ibu Le Thanh, anggota Serikat Perempuan Thanh Toan, juga merupakan salah satu anggota yang telah membentuk gaya hidup hijau bagi dirinya dan keluarganya. Sebelum membawa sampah ke tempat pengumpulan, ia selalu memilahnya dengan jelas. Dalam kesehariannya, ia meminimalkan penggunaan kantong plastik dan barang-barang plastik sekali pakai. Ia telah mempertahankan kebiasaan ini selama bertahun-tahun, membantu keluarganya mengurangi jumlah sampah plastik secara signifikan. "Jika saya bisa mengurangi penggunaan satu kantong plastik saja setiap hari, itu sudah bermanfaat. Yang penting adalah anak-cucu saya menganggapnya sebagai hal yang normal dan perlu," ungkap Ibu Thanh.
Tindakan dari kebiasaan terkecil
Untuk membentuk kebiasaan dan kesadaran setiap warga negara, terutama setiap anggota, Serikat Perempuan di lingkungan tersebut telah menerapkan serangkaian model perlindungan lingkungan yang efektif seperti: "Rumah kaca - mengubah sampah menjadi uang", "Mengklasifikasikan sampah dari sumbernya", "Perempuan hidup ramah lingkungan", "Membatasi penggunaan kantong plastik", "Rute hijau - bersih - bebas sampah"... Dari model-model ini, cabang-cabang telah menggalang dana untuk mendukung perempuan yang mengalami kesulitan dan anak-anak.
Untuk mengurangi sampah plastik, Serikat Perempuan Kelurahan telah menyelenggarakan kampanye komunikasi dan memberikan tas ramah lingkungan kepada para anggota untuk dibawa ke pasar, sebagai pengganti kantong plastik. Kegiatan praktis ini mendapat respons positif dari para perempuan. Pasalnya, hanya dengan mengganti kantong plastik dengan kantong kain, kotak plastik, keranjang plastik... setiap anggota dapat mengurangi ratusan kantong plastik per bulan. Perubahan kecil ini berdampak besar. Serikat ini juga menggabungkan propaganda daring dan aplikasi jejaring sosial untuk menyebarkan pengetahuan tentang klasifikasi dan daur ulang sampah dengan lebih cepat.
Ibu Nguyen Thi Thuy Ngan, Wakil Presiden Komite Front Tanah Air Vietnam dan Ketua Serikat Perempuan Kelurahan Thanh Thuy, menegaskan: "Gerakan perlindungan lingkungan yang dijalankan oleh Serikat Perempuan Kelurahan tidak hanya sebatas bersih-bersih, tetapi telah menjadi kebiasaan dan gaya hidup yang indah bagi banyak keluarga. Kabar baiknya, gerakan ini semakin meluas. Terutama setelah banjir, peran perempuan semakin nyata. Perempuanlah yang menjadi kekuatan yang berkontribusi dalam menciptakan tampilan kelurahan yang hijau, bersih, dan cerah."
Ibu Ngan mengatakan bahwa Serikat Perempuan Kelurahan Thanh Thuy sedang berupaya untuk mencapai tujuan yang lebih besar di masa mendatang. Khususnya, 100% cabang mendaftar untuk rute hijau, bersih, dan bebas sampah; mendukung 20-25 perempuan untuk memulai usaha yang berkaitan dengan mata pencaharian hijau...
Sumber: https://huengaynay.vn/chinh-tri-xa-hoi/phu-nu/moi-hoi-vien-phu-nu-la-mot-dai-su-xanh-160308.html







Komentar (0)