![]() |
Kehebatan McTominay di Napoli adalah bukti kesalahan Manchester United. |
Setelah bergabung dengan Napoli, McTominay dengan cepat membuktikan kemampuannya. Ia mencetak 12 gol di Serie A dan membantu tim memenangkan gelar liga keempat dalam sejarah mereka. Kemajuan luar biasa ini membuat keputusan Manchester United untuk menjualnya semakin kontroversial.
Pallister menekankan bahwa McTominay selalu memiliki hubungan khusus dengan klub lamanya. Ia meniti karier dari akademi dan menghabiskan bertahun-tahun bersama klub tersebut. Menurut mantan bek Inggris itu, gelandang berusia 29 tahun itu masih sangat menyayangi Manchester United dan mungkin akan mempertimbangkan untuk kembali jika ada kesempatan.
Namun, Pallister juga menunjukkan perbedaan yang jelas antara McTominay dan Bruno Fernandes. Ia berpendapat bahwa menggunakan McTominay sebagai gelandang serang dengan gaya Bruno adalah sebuah kesalahan.
"Ini soal perbedaan gaya bermain. McTominay selalu punya bakat mencetak gol, seperti yang telah ia buktikan di Skotlandia dan Napoli. Tapi dia bukan tipe pemain seperti Bruno Fernandes; dia tidak memiliki visi umpan seperti itu. Kekuatannya adalah kemampuan mencetak gol, dan di Manchester United, dia kemungkinan besar tidak akan digunakan sebagai pemain nomor 10 seperti Bruno," katanya.
Keputusan untuk berpisah dengan McTominay mengejutkan banyak orang, terutama karena ia merupakan bagian dari tim yang memenangkan Piala FA di bawah asuhan Erik ten Hag. Pallister bersikeras bahwa ia tidak akan membiarkan pemain itu pergi, karena semangat juang dan dedikasinya selalu menjadi kekuatan utamanya.
Di level tim nasional, McTominay terus memainkan peran penting dalam rencana Skotlandia untuk Piala Dunia 2026. Ia diharapkan menjadi salah satu pemain kunci ketika tim tersebut memasuki turnamen musim panas ini.
Sumber: https://znews.vn/mu-lai-bi-chi-trich-vu-mctominay-post1641099.html












Komentar (0)