Laporan Tren 2026 Booking.com menunjukkan bahwa perjalanan personal terus meningkat, dengan banyak wisatawan memilih rencana perjalanan yang mencerminkan minat, emosi, atau sentuhan pribadi mereka.
Sekitar 69% responden survei mengatakan mereka bersedia bepergian dengan teman atau kolega baru untuk melihat apakah mereka cocok; 66% beralih ke teknologi untuk mengingat tempat-tempat yang berkaitan dengan kenangan; dan 39% bahkan memutuskan tujuan perjalanan berdasarkan tanda zodiak mereka.
Data ini membuktikan bahwa tahun depan akan menjadi masa meledaknya pengalaman yang dipersonalisasi dan unik bagi setiap wisatawan.

Mui Ne menjadi tren pariwisata global teratas pada tahun 2026. Foto: Duy Tuan
Dari analisis data pemesanan hingga ulasan pengguna, platform perjalanan daring ini menyusun daftar destinasi "populer" yang diprediksi pada tahun 2026. Mui Ne berada di puncak daftar.
Terletak di pesisir tengah, Mui Ne menawarkan perpaduan harmonis antara pemandangan alam, budaya lokal, dan pengalaman luar ruangan. Dahulu merupakan desa nelayan yang damai, tempat ini telah menjadi resor terkenal dengan pantai-pantainya yang cerah, hamparan pasir keemasan yang halus, dan deretan pepohonan tropis yang hijau. Iklim yang stabil sepanjang tahun menjadikan tempat ini dikenal sebagai "surga" untuk olahraga laut seperti selancar layang atau selancar angin.
Sekitar 200 km dari Kota Ho Chi Minh, Mui Ne menawarkan nuansa terpisah dari kehidupan perkotaan berkat medannya yang unik: bukit pasir merah, bukit pasir putih luas bak gurun mini, dan Sungai Peri dengan air dangkal yang berkelok-kelok di antara lapisan sedimen berwarna-warni. Inilah salah satu pengalaman yang diibaratkan wisatawan sebagai "memasuki dunia dongeng".
Selain keindahan alamnya yang menakjubkan, Mui Ne juga menarik karena kuliner lokalnya. Di sepanjang pantai, terdapat banyak rumah makan kecil yang menyajikan hidangan laut segar seperti kerang bakar atau kerang yang ditumis dengan serai, sementara pelabuhan nelayan menciptakan gambaran yang hidup tentang kehidupan sehari-hari para nelayan.
Tidak hanya memiliki pantai biru jernih dan iklim yang menyenangkan, Mui Ne juga mempertahankan ciri budaya uniknya melalui kuil kuno, pasar tradisional, dan desa nelayan yang telah lama berdiri, menawarkan pengunjung perjalanan yang dijiwai dengan karakter lokal.
CHI PANJANG






Komentar (0)