
Di platform media sosial Truth Social, Presiden Trump menyatakan bahwa keputusan ini didasarkan pada hubungannya dengan Presiden Polandia Karol Nawrocki, sekutu nasionalis yang diklaim Trump dukung dan yang memenangkan pemilihan tahun lalu.
Menurut koresponden Kantor Berita Vietnam di Washington, pernyataan Trump muncul hanya beberapa hari setelah kontroversi muncul terkait rencana untuk menunda sementara pengerahan sekitar 4.000 tentara AS ke Polandia. Sebelumnya, banyak anggota parlemen AS dan pejabat Eropa telah menyatakan kekhawatiran tentang kemungkinan Washington mengurangi kehadiran militernya di kawasan tersebut di tengah konflik Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.
Waktu dan misi pasti dari pasukan tambahan tersebut masih belum jelas. Namun, langkah ini dipandang sebagai sinyal yang meyakinkan bagi Polandia – salah satu sekutu terdekat Amerika Serikat di Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) dan pusat logistik penting yang mendukung Ukraina.
Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintahan Trump telah meninjau kehadiran militer AS di Eropa. Awal bulan ini, Pentagon mengumumkan rencana untuk menarik sekitar 5.000 tentara dari Jerman di tengah perbedaan pendapat antara Washington dan beberapa sekutu Eropa mengenai konflik di Iran dan masalah pembagian beban dalam pertahanan NATO.
Wakil Presiden AS JD Vance sebelumnya menyatakan bahwa penundaan pengerahan pasukan ke Polandia hanya bersifat sementara dan tidak berarti AS menarik diri dari Eropa. Ia menekankan bahwa Washington tetap berkomitmen untuk memastikan keamanan NATO tetapi menginginkan negara-negara Eropa untuk "mengambil lebih banyak tanggung jawab" untuk pertahanan bersama.
Saat ini, Polandia merupakan salah satu negara NATO dengan pengeluaran pertahanan tertinggi di aliansi tersebut, yang diproyeksikan setara dengan sekitar 4,8% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2026. Warsawa telah berulang kali menyerukan kepada AS untuk meningkatkan kehadiran militer jangka panjangnya di negara Eropa Timur ini.
Sumber: https://nhandan.vn/my-dieu-them-5000-binh-si-toi-ba-lan-post963932.html











Komentar (0)