Menurut media pemerintah The Global New Light of Myanmar , otoritas Myanmar mengatakan "1.590 imigran ilegal ditangkap" dari tanggal 18 hingga 22 November dalam penggerebekan di Shwe Kokko, pusat perjudian dan penipuan daring.
"Di sini, pihak berwenang juga menyita 2.893 komputer, 21.750 ponsel, 101 penerima Starlink, 21 router, dan banyak perangkat industri yang digunakan dalam penipuan daring dan aktivitas perjudian," kata surat kabar itu.
Televisi pemerintah Myanmar telah menayangkan video yang panjang dan terperinci mengenai tindakan keras terhadap pusat penipuan daring, yang memperlihatkan bangunan-bangunan diratakan dengan buldoser dan orang-orang asing ditangkap.
Video yang diunggah media lokal menunjukkan sebuah mesin penggilas jalan menghancurkan ratusan monitor komputer yang berjejer di samping tumpukan ponsel yang hancur di kompleks Shwe Kokko.

Sebuah mesin penggilas jalan menghancurkan layar komputer sebuah organisasi penipuan. (Foto: MRTV)
Menurut The Global New Light of Myanmar , pada tanggal 22 November saja, 223 orang yang dituduh melakukan penipuan dan perjudian daring di Shwe Kokko ditangkap, termasuk 100 warga negara Tiongkok.
Penipuan daring seringkali melibatkan manipulasi emosional, mendapatkan kepercayaan korban, dan kemudian memikat mereka ke dalam skema investasi palsu. Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) memperkirakan bahwa aktivitas ini menghasilkan pendapatan hampir $40 miliar bagi geng kriminal setiap tahunnya.
Pemerintah Myanmar menegaskan bahwa menindak tegas perjudian daring dan kejahatan penipuan merupakan tanggung jawab negara dan akan terus menerapkan tindakan drastis di masa mendatang untuk sepenuhnya memberantas jenis kejahatan ini.
Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa, di Asia Tenggara dan Asia Timur saja, korban penipuan kehilangan hingga $37 miliar pada tahun 2023, dan angka kerugian global bisa "jauh lebih besar".
Para ahli juga memperingatkan bahwa meskipun ada gambar-gambar vandalisme setiap hari, para pemimpinnya mungkin masih bersembunyi di tempat lain, dan bahwa jaringan penipuan lintas batas di Myanmar masih sulit diberantas.
Sumber: https://vtcnews.vn/myanmar-thu-giu-hang-nghin-thiet-bi-lua-dao-xe-lu-nghien-nat-ran-de-ar989583.html






Komentar (0)