
Bapak Pham Tien Dung, Wakil Gubernur Bank Negara Vietnam: Transformasi digital telah menjadi tugas strategis bagi sektor perbankan - Foto: VGP
Transformasi digital telah menjadi tugas strategis bagi industri perbankan.
Pada tanggal 22 Mei, Persatuan Perbankan Vietnam meresmikan kompetisi "Transformasi Digital di Industri Perbankan" 2026 dengan tema "Digitalisasi Proaktif - Menerobos ke Masa Depan". Dalam acara tersebut, Bapak Pham Tien Dung, Anggota Komite Tetap Komite Partai, Wakil Gubernur Bank Negara Vietnam, Ketua Persatuan Perbankan Vietnam, dan Kepala Komite Pengarah dan Panitia Penyelenggara kompetisi, menekankan bahwa transformasi digital adalah tren yang tak terhindarkan, yang berkontribusi pada peningkatan produktivitas kerja, daya saing, dan pertumbuhan ekonomi .
Selama periode terakhir, sektor perbankan telah menerapkan banyak solusi komprehensif seperti menyempurnakan kerangka hukum, mengembangkan infrastruktur digital, memperluas pembayaran tanpa uang tunai, dan menerapkan kecerdasan buatan, big data, dan identifikasi elektronik dalam operasional perbankan.
Menurut Bapak Pham Tien Dung, serikat pekerja di semua tingkatan telah aktif menyebarluaskan dan meningkatkan kesadaran tentang transformasi digital, meluncurkan banyak gerakan dan inisiatif meniru untuk menerapkan teknologi dalam pekerjaan. Kompetisi ini diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuan digital bagi para pejabat dan anggota serikat pekerja; pada saat yang sama, kompetisi ini menciptakan forum untuk bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan menyebarkan solusi transformasi digital di seluruh industri.

Kompetisi tahun ini menarik partisipasi dari 32 tim dengan hampir 700 peserta dari bank, lembaga keuangan, universitas, dan perusahaan fintech - Foto: VGP
Bank tersebut menekankan data digital dan pengalaman pelanggan.
Kompetisi "Transformasi Digital di Industri Perbankan" tahun 2026 menarik 32 tim dengan hampir 700 peserta dari bank, lembaga keuangan, universitas, dan perusahaan fintech. Banyak organisasi besar berpartisipasi, termasuk Agribank, Vietcombank, BIDV, VietinBank, Techcombank, TPBank,SHB , MB, VAMC, dll. Program ini juga dihadiri oleh Bapak Le Quang Vinh - Direktur Jenderal Vietcombank, bersama dengan perwakilan dari banyak organisasi mitra.
Dalam diskusi sampingan di kompetisi tersebut, Ibu Tu Thi Kim Thanh, anggota Dewan Direksi Agribank, menyatakan bahwa transformasi digital tidak hanya membantu bank meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Menurutnya, Agribank sedang membangun perjalanan pengalaman pelanggan yang aman, sederhana, dan disesuaikan dengan setiap kelompok pelanggan.
Sementara itu, Ibu Phung Thi Hai Yen, Wakil Direktur Jenderal Vietcombank, mengatakan bahwa bank tersebut telah terhubung dan memanfaatkan data nasional melalui VNeID untuk mendukung otentikasi pelanggan yang lebih cepat dan aman. Vietcombank juga telah menerapkan teknologi kode QR dinamis, yang membantu mengurangi waktu transaksi sekitar 75% dan sepenuhnya menghilangkan entri data manual.
Menurut Panitia Penyelenggara, kompetisi ini terdiri dari tiga babak: “Menggabungkan Kekuatan,” “Menaklukkan Era Digital,” dan “Menciptakan Masa Depan Digital.” Kontennya berfokus pada menampilkan identitas organisasi, menguji pengetahuan tentang transformasi digital pada tablet, dan menyajikan ide-ide inovatif untuk industri perbankan. Secara khusus, babak “Menciptakan Masa Depan Digital” diharapkan dapat memberikan banyak solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi manajemen, mengoptimalkan proses bisnis, dan mendorong pengembangan perbankan digital.
Menurut Bapak Pham Anh Tuan, Direktur Departemen Pembayaran (Bank Negara Vietnam), dalam lima bulan pertama tahun 2026, pembayaran tanpa uang tunai meningkat sekitar 38% dibandingkan dengan akhir tahun 2025. Secara spesifik, transaksi internet meningkat sebesar 66%, transaksi seluler sebesar 33%, dan pembayaran QR lebih dari 50%. Sektor perbankan juga telah menerapkan pembayaran QR bilateral dengan Tiongkok dan Korea Selatan, dan berencana untuk memperluasnya ke Singapura, Taiwan (Tiongkok), dan India pada akhir tahun.
Namun, menurut perwakilan dari Bank Negara Vietnam, tantangan terbesar dalam transformasi digital tetaplah ketersediaan sumber daya manusia di bidang teknologi serta keamanan dan keselamatan sistem pembayaran digital. Regulasi tentang keamanan, otentikasi biometrik, dan identifikasi melalui VNeID semakin diperketat untuk memastikan keselamatan pengguna.
Tuan Minh
Sumber: https://baochinhphu.vn/ngan-hang-phai-tien-phong-chuyen-doi-so-102260522174213595.htm











Komentar (0)