
Ini adalah tahun kedua penyelenggaraannya, melanjutkan kesuksesan program pertama dan mengukuhkan pengaruhnya di kalangan mahasiswa dan pemuda. Festival ini diselenggarakan bersama oleh Persatuan Pemuda Kota Ho Chi Minh , Asosiasi Mahasiswa Vietnam Kota Ho Chi Minh, Asosiasi Wirausaha Muda Kota Ho Chi Minh, dan JCI Wonder Woman (Klub Vietnam JCI), menghadirkan ruang beraktivitas yang muda, modern, dan energik.
Dengan tema "Hidup Indah - Bersama Kita Ciptakan, Bersama Kita Berdampak", acara ini berfokus pada mahasiswa dan kaum muda, dengan tujuan menginspirasi pemikiran dan keterampilan kewarganegaraan global dalam konteks integrasi internasional yang mendalam. Festival ini diperkirakan akan menarik lebih dari 3.000 mahasiswa.
Bapak Nguyen Tien Dung, anggota Asosiasi Wirausaha Muda Kota Ho Chi Minh dan Ketua JCI Vietnam, mengatakan bahwa festival ini merupakan kesempatan bagi para mahasiswa untuk bertukar pikiran, belajar, memperluas wawasan, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berintegrasi secara internasional. Dari pengalaman ini, setiap anak muda dapat menetapkan tujuan untuk menjadi warga dunia yang bertanggung jawab atas diri mereka sendiri, keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Festival ini dirancang sebagai perjalanan pengalaman yang komprehensif dengan kegiatan akademik, pertukaran pelajar, kreatif, dan hiburan. Setelah upacara pembukaan, berbagai program berlangsung serentak, menarik partisipasi banyak mahasiswa.
Secara paralel, babak final kompetisi bakat kreatif meliputi Kontes Debat dan Berbicara di Depan Umum 2025, dan AI Motion Challenge 2025, yang menerapkan teknologi AI untuk membuat MV berdasarkan lagu tema Hari Warga Sedunia.
Selain itu, lebih dari 30 stan pengalaman dari berbagai bisnis, organisasi, dan klub pemuda juga menciptakan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk terhubung dengan para pemberi kerja. Mahasiswa dapat mempelajari kebutuhan nyata pasar tenaga kerja, sekaligus membuka peluang kerja sama di masa mendatang antara sekolah dan dunia usaha.


Menurut para ahli dan mahasiswa, bawaan seorang warga dunia meliputi tiga unsur: daya pikir, keterampilan dan rasa tanggung jawab terhadap masyarakat.
Dalam hal keterampilan, siswa menyadari bahwa bahasa asing, terutama bahasa Inggris, merupakan prioritas utama. Keterampilan lunak seperti presentasi, komunikasi dan debat yang percaya diri, serta semangat belajar berkelanjutan juga sangat diperlukan. Siswa dapat berlatih melalui lingkungan belajar, klub, atau kegiatan ekstrakurikuler.

Saat mengevaluasi program tersebut, Bapak Nguyen Duc Trung, Wakil Presiden Asosiasi Mahasiswa Vietnam di Kota Ho Chi Minh, mengatakan: "Hari Warga Sedunia merupakan sumber inspirasi yang kuat untuk membantu mahasiswa menemukan potensi mereka, berintegrasi secara internasional dengan percaya diri, dan menyebarkan nilai-nilai positif."

Semangat "berani bermimpi besar, hidup tanpa batas" yang terinspirasi oleh festival ini terus menyebar di kalangan mahasiswa. Perjalanan generasi muda Vietnam untuk menjadi warga dunia tentu akan terus berkembang, berkontribusi dalam membangun generasi yang dinamis, kreatif, dan bertanggung jawab di masa integrasi.
Sumber: https://baotintuc.vn/van-de-quan-tam/ngay-hoi-cong-dan-toan-cau-2025-khoi-day-tinh-than-hoi-nhap-cho-thanh-nien-20251129130125301.htm






Komentar (0)